4 Bantahan Terhadap Anggapan Perintah Berhijab Hanya untuk Istri Nabi – Syaikh Shalih Alushoimi

4 Bantahan Terhadap Anggapan Perintah Berhijab Hanya untuk Istri Nabi – Syaikh Shalih Alushoimi

وَقَدْ أَمَرَ اللهُ سُبْحَانَهُ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ
Allah -subhanah- memerintahkan dalam al-Qur’an al-Karim…

بِتَحَجُّبِ النِّسَاءِ وَلُزُوْمِهِنَّ الْبُيُوتَ
para wanita untuk menutup aurat dan menetap di rumah…

وَحَذَّرَ مِنَ التَّبَرُّجِ وَالْخُضُوعِ بِالْقَوْلِ لِلرِّجَالِ
dan melarang wanita mengumbar aurat serta mendayu-dayu saat berbicara dengan lelaki.

صِيَانَةً لَهُنَّ عَنِ الْفَسَادِ وَتَحْذِيْرًا لَهُنَّ مِنْ أَسْبَابِ الْفِتْنَةِ
Dengan tujuan menghindarkan wanita dari kerusakan, dan tidak menjadi sebab fitnah.

وَقَالَ تَعَالَى يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ
Allah Ta’ala berfirman: “Hai isteri-isteri Nabi,…

لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ النِّسَاءِ إِنِ اتَّقَيْتُنَّ
kalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa;…

فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ
maka jangan kalian tunduk dalam berbicara sehingga mengundang nafsu orang yang hatinya berpenyakit.

وَقُلْنَ قَوْلًا مَعْرُوفًا
Dan ucapkanlah perkataan yang baik,…

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ
dan hendaklah kalian tetap di rumah-rumah kalian,…

وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيّةِ الْأُولَى
dan janganlah kalian mengumbar aurat seperti orang Jahiliyah dahulu,

وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِيْنَ الزَّكَاةَ
dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat,

وَأَطِعْنَ اللهَ وَرَسُولَهُ . الْآيَةَ
dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. (QS. Al-Ahzab: 32-33)

بَدَأَ الْمُصَنِّفُ رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى
Penulis -rahimahullahu Ta’ala- memulainya dengan…

فِي ذِكْرِ الْأَدِلَّةِ الدَّالَّةِ عَلَى حُرْمَةِ التَّبَرُّجِ
menyebutkan dalil haramnya mengumbar aurat…

وَعَظِيْمِ خَطَرِهِ
dan besarnya bahayanya.

فَأَوْرَدَ قَوْلَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ
Beliau menyebutkan firman Allah ‘Azza wa Jalla:

يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ النِّسَاءِ
“Hai isteri-isteri Nabi, kalian tidaklah seperti wanita yang lain…”

الْآيَةَ مِنْ سُورَةِ الْأَحْزَابِ
Ayat dari surat al-Ahzab.

وَهَذِهِ الْآيَةُ تَوَهَّمَ مُتَوَهِّمُوْنَ
Banyak orang yang menganggap bahwa ayat ini…

أَنَّهَا مُخْتَصَّةٌ بِأَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
hanya khusus ditujukan bagi para istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,

فَلَا تَصْلُحُ أَنْ تَكُونَ حُكْمًا عَامًّا
sehingga tidak dapat diterapkan sebagai hukum yang umum…

لِنِسَاءِ الْمُؤْمِنِيْنَ
bagi seluruh istri kaum mukmin.

وَهَذَا الَّذِي تَوَهَّمُوْهُ مَرْدُوْدٌ
Dan anggapan ini terbantahkan,…

مِنْ أَرْبَعَةِ وُجُوهٍ
melalui empat bantahan.

فَالْوَجْهُ الْأَوَّلُ تَمَامُ الْآيَةِ
BANTAHAN PERTAMA:
Kandungan dari keseluruhan ayat ini…

إِذْ فِيهِ قَوْلُهُ تَعَالَى
Dalam ayat ini Allah Ta’ala memerintahkan,

وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِيْنَ الزَّكَاةَ
“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat,..

وَأَطِعْنَ اللهَ وَرَسُولَهُ
dan taatilah Allah dan Rasul-Nya.”

فَإِنَّ هَذِهِ الْأَوَامِرَ أَحْكَامٌ عَامَّةٌ
Perintah-perintah ini merupakan hukum-hukum yang umum…

لَا تَخْتَصُّ بِنِسَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
tidak hanya berlaku bagi para istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam…

فَدَلَّ هَذَا عَلَى أَنَّ الْمَأْمُورَ بِهِ فِي هَذِهِ الْآيَةِ
maka ini menunjukkan bahwa perintah dalam ayat ini…

وَالْمَنْهِيَّ عَنْهُ شَامِلٌ لِجَمِيْعِ النِّسَاءِ
dan juga larangannya, berlaku bagi seluruh kaum wanita.

وَإِنَّمَا خُصَّ نِسَاءُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْخِطَابِ
Adapun para istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam disebutkan secara khusus,

تَعْظِيْمًا لَهُنَّ
sebagai bentuk pemuliaan bagi mereka,

إِذْ هُنَّ أَوْلَى النِّسَاءِ
sebab mereka wanita yang paling utama…

بِإِحْرَازِ هَؤُلَاءِ الْكَمَالَاتِ
untuk mendapat hal-hal yang sempurna itu.

كَأَمْرِهِ عَزَّ وَجَلَّ لِرَسُولِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَوْلِهِ
Ini sama seperti perintah Allah -‘Azza wa Jalla- kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- melalui firman-Nya:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ اتَّقِ اللهَ
“Wahai Nabi, bertakwalah kepada Allah.”

أَوْ قَوْلِهِ فَاصْبِرْ
Atau firman-Nya, “Bersabarlah…

كَمَا صَبَرَ أُولُوا الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ فِي آيٍ أُخَرَ
seperti kesabaran para rasul ulul azmi,” yang disebutkan dalam ayat lain.

فَإِنَّ مُبَاشَرَتَهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْأَمْرِ
Penyebutan Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- pada perintah itu,…

لِإِرَادَةِ تَعْظِيْمِهِ صَلَوَاتُ اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَامُهُ
untuk memuliakan beliau -shallallahu ‘alaihi wa sallam-.

ثَانِيهَا
BANTAHAN KEDUA:

أَنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ ذَكَرَ عِلَّةَ ذَلِكَ
Allah ‘Azza wa Jalla menyebutkan sebab larangan itu…

بِقَوْلِهِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ
dengan berfirman, “Sehingga timbul nafsu pada orang yang ada penyakit dalam hatinya.”

وَهَذِهِ الْعِلَّةُ لَا يَقْتَصِرُ وُجُودُهَا
Dan sebab ini tidak hanya terjadi…

عَلَى جَنَابِ حُرَمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
terhadap para istri Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-,

بَلْ هِيَ عِلَّةٌ مَوْجُوْدَةٌ
Namun sebab ini dapat terjadi…

فِي سَائِرِ مَا يَجْرِي مِنَ الْخِطَابِ بَيْنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ
pada setiap perbincangan yang terjadi antara lelaki dan wanita.

وَمِنْ قَوَاعِدِ الْأُصُولِ
Dan salah satu kaidah ushul fiqih disebutkan:

أَنَّ عُمُومَ الْعِلَّةِ
“Keumuman sebab…

يُوجِبُ تَعْمِيْمَهَا فِي الْأَفْرَادِ
mengharuskan keumuman hukumnya bagi semua orang.”

فَكَمَا يُخْشَى مِنْ طَمَعِ
Sebagaimana dikhawatirkan timbulnya nafsu…

مَنْ فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ فِي حُرَمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
dari orang yang ada penyakit dalam hatinya terhadap para istri Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-,

فَإِنَّهُ يُخْشَى مِنْهُ فِي الطَّمَعِ بِحُرَمِ غَيْرِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
kekhawatiran ini juga dapat timbul terhadap wanita selain istri beliau -shallallahu ‘alaihi wa sallam-

وَثَالِثُهَا
BANTAHAN KETIGA:

أَنَّ تَوْجِيهَ الْخِطَابِ بِمَا ذُكِرَ إِلَى أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Penyebutan perintah kepada para istri Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-,

مَعَ عِفَّتِهِنَّ وَطَهَارَتِهِنَّ
padahal mereka begitu menjaga kehormatan dan kesucian,

دَالٌّ عَلَى أَنَّ غَيْرَهُنَّ مِنَ النِّسَاءِ
menunjukkan bahwa wanita selain mereka…

مُلْحَقٌ بِهِنَّ
juga masuk bersama mereka dalam perintah ini.

فَإِنَّ النِّسَاءَ لَا يَبْلُغْنَ مَبْلَغَ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Sebab wanita lain tidak setara dengan para istri Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-…

مِنْ مَرَاتِبِ الطَّهَارَةِ وَالْعَفَافِ
dalam tingkat kesucian dan kehormatan,…

وَالْبُعْدِ عَنْ أَسْبَابِ الْغَوَايَةِ وَالرَّدْءِ
serta keselamatan dari sebab kesesatan dan perbuatan hina.

وَرَابِعُهَا
BANTAHAN KEEMPAT:

أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ وَالنَّهْيَ
Bahwa perintah dan larangan ini…

إِذَا كَانَ وَاقِعًا فِي زَمَنِ الْقَرْنِ الْأَوَّلِ
jika diturunkan pada abad pertama,

مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
di zaman para sahabat Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-,

مَعَ مَا هُمْ عَلَيْهِ مِنْ تَمَامِ التَّقْوَى
padahal ketakwaan mereka begitu tinggi…

وَكَمَالِ الْأَحْوَالِ
dan keadaan mereka begitu sempurna,

فَجَرَيَانُهُ فِي قُرُونِ الْأُمَّةِ الْأُخْرَى
maka penerapan hukum ini terhadap umat di zaman setelahnya…

أَحْرَى وَأَوْلَى
lebih layak dan lebih utama.

نَعَمْ
Demikian.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.