Taubat dari Meninggalkan Shalat, Bagaimana Caranya? Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid #NasehatUlama

Taubat dari Meninggalkan Shalat, Bagaimana Caranya? Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid #NasehatUlama

الَّذِينَ فَوَّتُوْا صَلَوَاتٍ
Orang-orang yang dulunya sering tidak shalat,…

عِنْدَمَا يَتُوبُونَ إِلَى اللهِ
kemudian tatkala mereka bertaubat kepada Allah,

وَيَنْدَمُوْنَ وَيُوْقِنُوْنَ بِالتَّفْرِيْطِ
mereka menyesal dan menyadari kelalaian mereka,

يَتَمَنَّوْنَ أَنْ يَكُونَ هُنَاكَ حَلٌّ لَهُمْ
mereka berharap memiliki jalan keluar dari masalah ini.

أَمَّا بِالنِّسْبَةِ لِجُمْهُورِ أَهْلِ الْعِلْمِ
Menurut pandangan mayoritas ulama,

سَيَقُولُونَ لَهُمْ عَلَيْكُمْ التَّوْبَةُ
mereka akan berkata, “Kalian harus bertaubat,

وَعَلَيْكُم قَضَاءُ الصَّلَوَاتِ
dan harus mengqadha’ (mengganti) shalat yang kalian tinggalkan…

وَلَوْ كَانَتْ مُدَّةً طَوِيلَةً
meski telah berlalu lama sekali.

صَلِّ مَعَ كُلِّ صَلَاةٍ صَلَاةً مَثَلًا
Semisal, dengan shalat sekali lagi setiap selesai mendirikan suatu shalat.

صَلِّ مَعَ الْفَجْرِ الْحَاضِرِ فَجْرًا مِمَّا مَضَى
Kerjakan shalat subuh terkini dan satu shalat subuh lain sebagai ganti yang dulu.

وَصَلِّ مَعَ الظُّهْرِ الْحَاضِرِ ظُهْرًا عَمَّا مَضَى
Kerjakan shalat zhuhur terkini dan satu shalat zhuhur lain sebagai ganti yang dulu.

حَتَّى تُنْهِيَ الْمُدَّةَ الَّتِي فَاتَتْكَ
Lakukan itu hingga setara dengan hari-hari yang kamu lalui…

بِلَا صَلَوَاتٍ
tanpa melakukan shalat.

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ لَا تُقْبَلُ
Sedangkan para ulama yang berpendapat bahwa qadha’ shalat itu tidak diterima, mereka berdalil

أَنْتَ الْآنَ تَعَمَّدْتَ إِخْرَاجَ عَنْ وَقْتِهَا
bahwa kamu sengaja meninggalkannya hingga terlewat dari waktunya.

فَلَا تُقْبَلُ مِنْكَ إِذَا أَدَّيْتَ بَعْدَ وَقْتِهَا
Sehingga shalat itu tidak diterima jika kamu mengerjakannya setelah waktunya terlewat.

سَيَقُولُونَ لَهُ تُبْ إِلَى اللهِ
Para ulama itu akan mengatakan, “Bertaubatlah kepada Allah,…

وَأَكْثِرْ مِنَ النَّوَافِلِ
dan perbanyaklah melakukan shalat sunnah!

لَعَلَّكَ إِذَا جِئْتَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Semoga ketika kamu datang di hari kiamat

وَنُظِرَ فِي عَمَلِكَ
dan amalanmu diperiksa.

وَأَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ عَلَيْهِ الْعَبْدُ مِنْ عَمَلِهِ
Sedangkan amalan seorang hamba yang pertama dihisab…

الَّذِي بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللهِ
yang berkaitan dengan dirinya dan Allah…

الصَّلَاةُ
adalah shalat.

أَوَّلُ مُحَاسَبَةٍ فِي حُقُوقِ اللهِ الصَّلَاةُ
Amal pertama yang dihisab yang berkaitan dengan hak Allah adalah shalat.

أَمَّا حُقُوقُ الْعِبَادِ الدِّمَاءُ
Sedangkan yang berkaitan dengan sesama hamba adalah perkara darah (nyawa).

فِيهِ أَوْلَوِيَّاتٌ فِي الْقَضَاءِ الْحِسَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Terdapat amalan prioritas dalam proses hisab di hari kiamat.

حُقُوقُ اللهِ أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ عَلَيْهِ الْعَبْدُ الصَّلَاةُ
Hak Allah yang pertama dihisab dari seorang hamba adalah shalat.

فِيهِ الزَّكَاةُ وَالصِّيَامُ وَالْحَجُّ
Terdapat hak-hak Allah yang lain seperti zakat, puasa, dan haji.

وَهُنَاك حُقُوقُ الْعِبَادِ
Ada juga amalan berkaitan dengan hak sesama hamba.

أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ عَلَيْهِ الْعَبْدُ مِنْ حُقُوقِ الْعِبَادِ الدِّمَاءُ
Dan hak sesama hamba yang pertama dihisab dari seseorang adalah perkara darah (nyawa).

طَبْعًا فِيهِ الْأَمْوَالُ وَالْإِعْرَاضُ وَالشَّتَائِمُ وَإِلَى آخِرِهِ
Hak-hak sesama hamba yang lain seperti perkara harta, kehormatan, penghinaan, dan lainnya.

الصَّلَاةُ إِذَا نُظِرَ فِي عَمَلِ الْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Adapun shalat, ketika amalan seorang hamba diperiksa pada hari kiamat…

وَوُجِدَ الْخَلَلُ فِي صَلَاتِهِ
lalu terdapat kekurangan pada shalatnya.

أَنَّ هَذِهِ الصَّلَاةَ الْيَوْمَ الْفُلَانِيَّ الْفَرْضَ الْفُلَانِيَّ مَا أَدَّاهَا
Semisal, shalat wajib ini pada hari ini tidak dia kerjakan.

وَهَذِهِ وَهَذِهِ وَهَذِهِ
Juga shalat ini, ini, dan ini.

يَقُولُ اللهُ لِمَلَائِكَتِهِ
Maka Allah akan berfirman kepada para malaikat,..

اُنْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ ؟
Lihatlah, apakah hamba-Ku ini punya amalan shalat sunnah?

يَعْنِي اللهُ رَحِيمٌ
Allah Maha Pengasih.

اللهُ رَحِيمٌ وَكَرِيْمٌ
Allah Maha Pengasih lagi Maha Pemurah.

فَيَقُولُ اللهُ لِمَلَائِكَتِهِ
Sehingga Allah berfirman kepada para malaikat,…

اُنْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ؟
Lihatlah, apakah hamba-Ku ini punya amalan shalat sunnah?

فَيَكُونُ جَبْرَ نَقْصِ الْفَرِيضَةِ مِنَ النَّوَافِلِ الَّتِي صَلَّاهَا
Maka kekurangan pada shalat wajibnya ditutup dengan shalat sunnah yang ia kerjakan.

طَبْعًا مَا نَدْرِي الْفَرِيضَةَ الْوَاحِدَةَ كَمْ نَافِلَةً تَعْدِلُ
Tentu kita tidak mengetahui satu shalat wajib setara dengan berapa shalat sunnah,

حَتَّى يُقَالَ وَاللهِ الْفَرِيضَةُ بِسَبْعِينَ نَافِلَةٍ أَوْ
sehingga dapat dikatakan, misalnya satu shalat wajib setara 70 shalat sunnah, atau…

بِأَقَلَّ أَوْ بِأَكْثَرَ اللهُ أَعْلَمُ
setara dengan kurang atau lebih dari itu. Allahu a’lam.

لَكِنْ فَائِدَةُ النَّوَافِلِ
Namun manfaat shalat sunnah adalah…

أَنَّهُ لَوْ كَانَ هُنَاكَ تَفْرِيطٌ فِي الْفَرَائِضِ
jika ada kekurangan pada shalat wajib,…

تُقْضَى مِنْهَا يُتِمُّ التَّعْوِيضَ مِنْهَا
maka akan dilengkapi dan diganti dengan pahala shalat sunnah.

غَيْرَ أَجْرِ النَّوَافِلِ طَبْعًا
Tentu pahala shalat sunnah berbeda.

فَمِنْ فَوَائِدِ النَّوَافِلِ
Salah satu manfaat shalat sunnah adalah…

تَعْوِيضُ نَقْصِ الْفَرَائِضِ
melengkapi kekurangan shalat wajib.

مِنْ فَوَائِدِ النَّوَافِلِ تَعْوِيضُ نَقْصِ الْفَرَائِضِ
Salah satu manfaat shalat sunnah adalah melengkapi kekurangan shalat wajib.

فَسَيَقُولُونَ لِلتَّائِبِ
Para ulama ini akan berkata kepada orang yang bertaubat itu,

عَلَيْك النَّدَمُ
“Kamu harus menyesali kesalahanmu…

وَالْعَزْمُ عَلَى عَدَمِ الْعَوْدَةِ وَالْمُحَافَظَةُ عَلَى صَلَوَاتِكَ الْفَرَائِضِ القَادِمَةِ
dan bertekad untuk tidak mengulanginya, lalu menjaga shalat-shalat wajib yang akan datang,

وَأَكْثِرْ مِنَ النَّوَافِلِ
serta perbanyaklah mengerjakan shalat sunnah!”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.