Pertanyaan ketiganya adalah mengenai cara membentengi mobil atau barang-barang milik pribadi lainnya dengan zikir. Tidak mengapa jika seseorang membentengi harta bendanya, sebagaimana ia membentengi diri sendiri maupun anak-anaknya. Sebab, memohon perlindungan semacam ini disyariatkan, yaitu dengan membentengi mereka melalui zikir-zikir. “Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala memasuki kebunmu: ‘Maa syaa Allaah, laa quwwata illaa billaah’.” (QS. Al-Kahfi: 39).
Bahkan, saat seseorang melihat sesuatu yang membuatnya takjub, ia dianjurkan mengucapkan: “Maa syaa Allaah, laa quwwata illaa billaah”. Jika ia melihat hartanya yang membuatnya takjub, disyariatkan baginya untuk mengucapkan: “Maa syaa Allaah, laa quwwata illaa billaah”.
Namun, jika ia melihat harta orang lain yang membuatnya takjub, hendaknya ia mendoakan keberkahan bagi pemiliknya, dengan mengucapkan: “Tabaarokallaah” atau ucapan sejenisnya.
Tidak mengapa juga ia membentengi hartanya, dengan mengucapkan: “U-’iidzuka bikalimaatillaahittaammah min kulli ‘ainin laammah”. “Aku melindungimu dengan Kalimat-Kalimat Allah yang sempurna dari setiap mata yang membawa keburukan.” Maksudnya, ia membentengi harta tersebut dari kedengkian (hasad) atau hal serupa lainnya.
Jadi, membentengi harta itu serupa dengan membentengi anak-anak. Mengenai membentengi anak-anak, hal ini telah disebutkan dalam hadis Nabi. Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa membentengi Al-Hasan dan Al-Husain, dengan bersabda: U-’iidzukumaa bikalimaatillaahittaammah min kulli syaithoonin wa haammah wa min kulli ‘ainin laammah
“Aku melindungi kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap gangguan setan, hewan berbisa, dan setiap mata jahat yang mendatangkan keburukan.”
Jadi, membentengi harta benda, terutama dari pengaruh buruk hasad dan ain, diperbolehkan.
=====
أَيْضًا سُؤَالُهَا الثَّالِثُ تَقُولُ عَنْ تَحْصِينِ السَّيَّارَاتِ أَوْ غَيْرِهَا مِنْ مُمْتَلَكَاتِ الشَّخْصِ لَا بَأْسَ لَا بَأْسَ أَنْ يُحَصِّنَ الْإِنْسَانُ أَمْوَالَهُ كَمَا يُحَصِّنُ نَفْسَهُ يُحَصِّنُ أَوْلَادَهُ فَالتَّحْصِينُ مَشْرُوعٌ يُحَصِّنُهُمْ بِالْأَذْكَارِ وَلَوْلَا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاءَ اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
حَتَّى الْإِنْسَانُ إِذَا رَأَى شَيْئًا يُعْجِبُهُ يَقُولُ مَا شَاءَ اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ إِذَا رَأَى شَيْئًا مِنْ مَالِهِ أَعْجَبَهُ يُشْرَعُ لَهُ أَنْ يَقُولَ مَا شَاءَ اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
وَإِذَا رَأَى شَيْئًا أَعْجَبَهُ مِنْ مَالِ غَيْرِهِ يُبَرِّكُ عَلَيْهِ يَقُولُ تَبَارَكَ وَنَحْوِ ذَلِكَ
وَلَا بَأْسَ أَنْ يُحَصِّنَ أَمْوَالَهُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مَثَلًا مِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ يُحَصِّنُهَا مِنَ الْحَسَدِ مَثَلًا وَنَحْوِ ذَلِكَ
فَتَحْصِينُ الْأَمْوَالِ هُوَ كَتَحْصِينِ الْأَوْلَادِ وَتَحْصِينُ الْأَوْلَادِ قَدْ وَرَدَ بِهِ السُّنَّةُ قَدْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَصِّنُ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ يَقُولُ أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِن كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
فَتَحْصِينُ الْأَمْوَالِ خَاصَّةً مِنَ الْحَسَدِ وَمِنَ الْعَيْنِ لَا بَأْسَ بِهِ