Syaikh kami, jazakallahu khairan. Anda telah menyebutkan wasiat yang bermanfaat untuk Abu Abdul Karim. Karena beliau akan menempuh perjalanan jauh. Musim panas ini, banyak orang juga bepergian jauh, pergi dan pulang. Kami ingin menyebarkan wasiat ini, agar banyak orang mengambil manfaat darinya.
Benar. Saya katakan, siapa pun yang berada di mobil selama berjam-jam, hendaknya ia memanfaatkan waktunya untuk hal yang bermanfaat. Jangan biarkan waktu terbuang sia-sia.
Di antara wasiat yang membuat seorang muslim meraih pahala besar, padahal amalannya ringan, adalah membaca Surah Al-Ikhlas, “Qul Huwallahu Ahad,” dan mengulang-ulangnya.
Karena Surah Al-Ikhlas setara dengan sepertiga Al-Qur’an. Jika ia membacanya tiga kali, seakan ia memperoleh pahala satu kali khatam. Enam kali, seperti dua kali khatam. Sembilan kali, seperti tiga kali khatam. Demikian seterusnya.
Misalnya ia berada di mobil, sedang menuju Makkah. Berapa lama? Sekitar sembilan jam, kurang lebih. Jika ia membaca Surah Al-Ikhlas ratusan kali, berapa banyak pahala khatam yang ia dapatkan? Ini pahala yang sangat besar untuk amalan yang ringan.
Menarik! Tapi sebagian orang, wahai Syaikh, mungkin merasa itu terlalu banyak. Misalnya ia membacanya seribu kali. Berarti ia mendapatkan kurang lebih tiga ratus kali khatam, wahai Syaikh. Lebih dari tiga ratus kali khatam. Itulah karunia Allah. Dan karunia Allah Dia berikan kepada siapa yang Dia kehendaki.
Ini contoh amalan ringan yang pahalanya sangat besar. Karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda kepada para sahabat, “Berkumpullah kalian.” Ketika mereka telah berkumpul, beliau bersabda, “Aku akan membacakan kepada kalian sepertiga Al-Qur’an.” Lalu beliau membaca Surah Qul Huwallahu Ahad, kemudian bersabda, “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh surah ini setara dengan sepertiga Al-Qur’an.” (Lihat HR. Muslim no. 812, At-Tirmidzi no. 2900)
Jazakumullahu khairan, Syaikh kami. Semoga Allah memberkahi Anda.
Jadi inilah wasiatnya, wahai saudara-saudara. Saat engkau di mobil, baik sedang macet maupun perjalanan jauh, ulang-ulangilah surah ini. Bergembiralah dengan kebaikan besar dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebagaimana disebutkan Syaikh kami. Semoga Allah membalas beliau dengan sebaik-baik balasan. Terima kasih. Semoga engkau pulang dengan selamat, insya Allah, wahai Abu Abdul Karim. Semoga Allah menyelamatkanmu. Semoga Allah menjagamu. Jazakallahu khairan.
=====
شَيْخَنَا، أَنْتَ جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا، ذَكَرْتَ وَصِيَّةً نَافِعَةً لِأَبِي عَبْدِ الْكَرِيمِ لِأَنَّهُ بِيَمْسِك خَطًّا، وَالنَّاسُ ذَا الصَّيْفِ يَمْسِكُونَ خُطُوطًا، رَايْحِينَ جَايِّينَ وِدِّنَا نَنْشُرُ هَذِهِ الْوَصِيَّةَ، يَنْتَفِعُ بِهَا النَّاسُ
نَعَمْ، أَقُولُ: مَنْ كَانَ فِي السَّيَّارَةِ وَيَبْقَى سَاعَاتٍ طَوِيلَةً يَنْبَغِي أَنْ يَغْتَنِمَ الْوَقْتَ فِيمَا يَنْفَعُهُ، لَا يُضَيِّعُ عَلَيْهِ الْوَقْتَ
وَمِنَ الْوَصَايَا الَّتِي يَكْسِبُ بِهَا الْمُسْلِمُ أُجُورًا عَظِيمَةً مَعَ كَوْنِ الْعَمَلِ يَسِيرًا، أَنْ يَقْرَأَ سُورَةَ الْإِخْلَاصِ: قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ، يُكَرِّرُهَا
لِأَنَّهَا تَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ إِذَا قَرَأَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ كَأَنَّمَا خَتَمَ خَتْمَةً سِتَّ مَرَّاتٍ خَتْمَتَيْنِ، تِسْعَ مَرَّاتٍ ثَلَاثَ خَتَمَاتٍ، وَهَكَذَا
فَإِذَا كَانَ مَثَلًا فِي السَّيَّارَةِ، هُوَ ذَاهِبٌ الْآنَ إِلَى مَكَّةَ، يَعْنِي كَمْ؟ تِسْعَ سَاعَاتٍ تَقْرِيبًا يَعْنِي لَوْ قَرَأَ سُورَةَ الْإِخْلَاصِ مِئَاتِ الْمَرَّاتِ، كَمْ يَخْتِمُ مِنْ خَتْمَةٍ؟ فَهَذِهِ أُجُورٌ عَظِيمَةٌ عَلَى عَمَلٍ يَسِيرٍ
جَمِيلٌ. وَبَعْضُ النَّاسِ يَا شَيْخُ مُمْكِن يَقُولُ يَشْعُرُ أَنَّهَا كَثِيرَةٌ يَعْنِي كَمْ بِيَقْرَأهَا؟ أَلْفَ مَرَّةٍ؟ مَعْنَاتْهَا بِتْصِيرُ لَهُ تَقْرِيبًا ثَلَاثَ مِئَةِ خَتْمَةٍ مُمْكِن كَذَا يَا شَيخُ أَكْثَرُ مِنْ ثَلَاثِ مِئَةِ خَتْمَةٍ هَذَا فَضْلُ اللهِ، وَفَضْلُ اللهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ
وَهَذَا مِثَالٌ لِلْأَعْمَالِ الْيَسِيرَةِ الَّتِي أُجُورُهَا عَظِيمَةٌ وَلِهَذَا قَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ لِلصَّحَابَةِ: احْشُدُوا لَمَّا اجْتَمَعُوا، قَالَ سَأَقْرَأُ عَلَيْكُمْ ثُلُثَ الْقُرْآنِ ثُمَّ قَرَأَ سُورَةَ قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ، قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ
جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا شَيْخَنَا، وَبَارَكَ اللهُ فِيكُمْ
إِذًا هَذِهِ الْوَصِيَّةُ أَيُّهَا الْإِخْوَةُ، يَعْنِي أَنْتَ فِي سَيَّارَتِكَ، فِي زَحْمَةٍ وَلَا فِي خَطٍّ كَرِّرْ هَذِهِ السُّورَةَ، وَأَبْشِرْ بِالْخَيْرِ الْعَظِيمِ مِنَ اللهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى مِثْلَ مَا ذَكَرَ شَيْخُنَا، اللهُ يَجْزَاهُ خَيْرَ الْجَزَاءِ. شُكْرًا لَكُمْ وَتَجِي بِالسَّلَامَةِ إِنْ شَاءَ اللهُ، أَبَا عَبْدِ الْكَرِيمِ اللهُ يُسَلِّمكَ، اللهُ يَحْفَظكَ، جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا