3 PILAR IBADAH HATI: CINTA, TAKUT, DAN HARAP KEPADA ALLAH – Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaili #NasehatUlama

Al-‘Allamah Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullahu Ta’ala berkata, “Dan merekalah orang-orang yang membangun persinggahan-persinggahan dalam perjalanan mereka, di antara rasa harap dan takut kepada Ad-Dayyan, Allah Yang Maha Membalas.” Ya.

Orang yang jujur dalam perjalanannya menuju Allah, yang menempuh perjalanan menuju Rabb-nya dengan benar, harus memiliki tiga perkara yang tegak dalam hatinya.

Yang pertama, cinta yang sempurna kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Yang kedua, rasa takut kepada Allah. Dan yang ketiga, rasa harap kepada Allah. Ketiga perkara ini, sebagaimana dikatakan para ulama, merupakan pilar-pilar ibadah hati. Ketiganya wajib ada dalam hati, agar ibadah menjadi benar.

Rasa cinta kepada Allah ‘Azza wa Jalla mendorong seorang hamba untuk terus berjalan, agar ia tidak berhenti, dan tidak terputus dari perjalanannya. Sebab, telah dimaklumi bahwa siapa yang mencintai sesuatu akan bergegas menuju kepadanya. Siapa yang mencintai sesuatu, pasti akan bergegas menuju kepadanya. Begitulah keadaan manusia dalam setiap perkara yang dicintainya.

Maka apabila seorang hamba mencintai Rabb-nya dengan cinta yang jujur dan sempurna, cinta itu akan mendorongnya untuk bergegas menuju Rabb-nya, dan menempuh perjalanan dengan cepat menuju keridaan Allah ‘Azza wa Jalla.

Adapun rasa takut akan menjaga seorang hamba dari penyimpangan dari jalan Allah yang lurus. Karena itu, para ulama mengatakan, “Rasa takut kepada Allah adalah pagar di sepanjang jalan Allah.” “Rasa takut kepada Allah adalah pagar di sepanjang jalan Allah, yang mencegah seorang hamba menyimpang dari jalan tersebut, baik ke kanan maupun ke kiri.”

Adapun rasa harap akan membuat seorang hamba bersegera, berlomba-lomba, dan bersemangat. Ketika seseorang mengharapkan apa yang ada di sisi Allah, ia akan berusaha mendahului orang lain untuk meraihnya.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.