SEMAKIN KENAL ALLAH SEMAKIN CINTA DAN BERHARAP PADA-NYA, SERTA TAKUT BERMAKSIAT

Dari Imran bin Hushain radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Sekelompok orang dari Yaman datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata,

“Kami datang kepadamu untuk mendalami ilmu agama, dan untuk bertanya kepadamu tentang permulaan perkara ini: bagaimana dahulu keadaannya?” Nabi bersabda, “Allah telah ada dan tidak ada sesuatu pun sebelum Allah. ‘Arsy-Nya berada di atas air. Kemudian Allah menciptakan langit dan bumi, dan Allah menuliskan segala sesuatu di dalam Adz-Dzikr (Lauh Mahfuzh).” (HR. Al-Bukhari)

Di antara pemahaman terbesar bagi hati adalah mengenal Rabbnya: keagungan-Nya, kemuliaan-Nya, kebesaran-Nya, kesempurnaan-Nya, luasnya ilmu-Nya, berlakunya kehendak-Nya, dan sempurnanya kekuasaan-Nya.

Bahwa Allah adalah Rabb yang tiada sekutu bagi-Nya, Pencipta yang tiada tandingan bagi-Nya, Raja yang tiada bandingan bagi-Nya, yang mengatur makhluk: memberi dan menahan, merendahkan dan meninggikan, menyempitkan dan melapangkan, memuliakan dan menghinakan, menghidupkan dan mematikan.

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, “Allahlah yang menciptakan tujuh langit dan dari (penciptaan) bumi juga serupa. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu dan ilmu Allah benar-benar meliputi segala sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq: 12)

Wajib atas setiap muslim mengenal Rabbnya Subhanahu dengan keagungan, kemuliaan, kesempurnaan, dan kebesaran; luasnya ilmu dan pengetahuan-Nya; menyeluruhnya kekuasaan-Nya; berlakunya kehendak-Nya; dan bahwa apa yang Allah kehendaki pasti terjadi, dan apa yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi.

Mengenal-Nya Subhanahu dengan ilmu-Nya yang menyeluruh dan meliputi; tidak luput dari ilmu-Nya seberat zarah pun di bumi maupun di langit.

Dengan kehendak-Nya yang sempurna; tidak ada yang dapat menolak hukum-Nya dan tidak ada yang dapat membatalkan ketetapan-Nya.

Dengan berlakunya kehendak-Nya; apa yang Allah kehendaki pasti terjadi, pada waktu yang Dia kehendaki, dengan cara yang Dia kehendaki. Dengan kekuasaan-Nya atas segala sesuatu; tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang melemahkan-Nya, Jalla wa ‘Ala.

Dan dengan hikmah-Nya yang sempurna; Allah tidak menciptakan makhluk dengan sia-sia, dan tidak mengadakan mereka tanpa tujuan dan dibiarkan begitu saja.

Siapa yang mengenal Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan pengenalan yang benar, yang bersumber dari Kitab Allah dan Sunah Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka hubungannya dengan Allah menjadi agung, dan ia menghadap kepada-Nya Jalla fi ‘Ulah dengan baik.

Al-Marwazi rahimahullah meriwayatkan dalam kitabnya Ta’zhim Qadr Ash-Shalah, dari Ahmad bin Abil Hawari, ia berkata: Aku mendengar Ahmad bin ‘Ashim Al-Anthaki berkata, “Siapa yang lebih mengenal Allah, ia lebih takut kepada Allah.” Ahmad berkata, “Benar, demi Allah.”

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Tidak ada keperluan ruh kepada sesuatu yang lebih besar daripada keperluannya mengenal Zat yang menjadikan dan menciptakannya, mencintai-Nya, mengingat-Nya, bergembira dengan-Nya, serta mencari jalan dan kedekatan kepada-Nya.

Tidak ada jalan untuk itu kecuali dengan mengenal sifat-sifat dan nama-nama-Nya. Semakin seorang hamba mengetahuinya, semakin ia mengenal Allah, semakin ia mencari-Nya, dan semakin dekat kepada-Nya.

Semakin ia mengingkarinya, semakin ia bodoh tentang Allah, semakin enggan kepada-Nya, dan semakin jauh dari-Nya. Allah menempatkan seorang hamba di sisi-Nya sebagaimana hamba itu menempatkan Allah dalam dirinya.”

Dalam Al-Qur’an terdapat lebih dari empat ratus ayat yang mengaitkan segala perkara dengan kehendak Allah Jalla wa ‘Ala; bahwa apa yang Allah kehendaki pasti terjadi, dan apa yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi.

Tidak ada yang dapat memberi apa yang Allah tahan, tidak ada yang dapat menahan apa yang Allah beri; tidak ada yang dapat menyempitkan apa yang Allah lapangkan, tidak ada yang dapat melapangkan apa yang Allah sempitkan. Tidak ada yang dapat memberi petunjuk kepada orang yang Allah sesatkan, tidak ada yang dapat menyesatkan orang yang Allah beri petunjuk; tidak ada yang dapat menjauhkan orang yang Allah dekatkan, tidak ada yang dapat mendekatkan orang yang Allah jauhkan.

Makhluk adalah ciptaan-Nya, dan urusan adalah urusan-Nya. Allah memberi dan menahan, merendahkan dan meninggikan, memuliakan dan menghinakan, menghidupkan dan mematikan, memberi petunjuk dan menyesatkan.

Milik-Nyalah segala urusan, Subhanahu wa Ta’ala. Apa yang Allah kehendaki pasti terjadi, dan apa yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi. Hidayah pun urusannya di tangan Allah Tabaraka wa Ta’ala.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Seandainya Kami menghendaki, niscaya Kami berikan kepada setiap jiwa petunjuk (bagi)nya.” (QS. As-Sajdah: 13) Allah Jalla wa ‘Ala berfirman, “Bukanlah kewajibanmu (Nabi Muhammad) menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allahlah yang memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.” (QS. Al-Baqarah: 272) Dan Allah Jalla wa ‘Ala berfirman, “Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.” (QS. Al-Baqarah: 213)

Seluruh karunia dan rezeki berada di tangan Allah. Allah Ta’ala berfirman, “…dan bahwa karunia itu berada di tangan Allah. Dia memberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. Al-Hadid: 29)

Allah Ta’ala berfirman, “Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.” (QS. Al-Baqarah: 212) Dan Allah Ta’ala berfirman, “Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkan(-nya).” (QS. Ar-Ra’d: 26)

Tobat pun di tangan Allah, siapa yang Allah kehendaki, Dia lapangkan dadanya untuk bertobat dan Dia karuniakan tobat kepadanya. Allah Ta’ala berfirman, “Allah menerima tobat siapa yang Dia kehendaki.” (QS. At-Taubah: 15)

Kesalehan, kesucian hati, dan keistiqamahannya di atas ketaatan kepada Allah adalah perkara yang berada di tangan Allah Jalla fi ‘Ulah. Allah Ta’ala berfirman, “Sebenarnya Allah menyucikan siapa yang Dia kehendaki.” (QS. An-Nisa’: 49)

Dan Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, “Seandainya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, niscaya tidak seorang pun di antara kamu bersih (dari perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya. Akan tetapi, Allah membersihkan siapa yang Dia kehendaki.” (QS. An-Nur: 21)

Seluruh kerajaan berada di tangan Allah; Dia berikan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Dia cabut dari siapa yang Dia kehendaki. Allah Ta’ala berfirman, “Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Wahai Allah, Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki…

…Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Engkau berikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan.’” (QS. Ali ‘Imran: 26-27)

Demikian pula rupa para hamba: yang berkulit gelap dan yang terang, yang tinggi dan yang pendek, yang tampan dan yang tidak, dan selainnya. Semua itu sesuai kehendak-Nya Tabaraka wa Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman, “Dialah yang membentuk rupamu di dalam rahim menurut yang Dia kehendaki.” (QS. Ali ‘Imran: 6)

Demikian pula keturunan dan adanya anak: ada yang memiliki anak laki-laki, ada yang memiliki anak perempuan, ada yang memiliki keduanya, dan ada yang mandul.

Semua itu dengan kehendak Allah Tabaraka wa Ta’ala. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Milik Allahlah kerajaan langit dan bumi. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, menganugerahkan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan menganugerahkan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki…

…atau menganugerahkan (keduanya) laki-laki dan perempuan, dan menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS. Asy-Syura: 49-50)

Dan ayat-ayat yang terang serta dalil-dalil yang nyata lainnya, tentang sempurnanya kekuasaan Rabb Jalla fi ‘Ulah dan berlakunya kehendak-Nya.

Bahwa urusan adalah urusan-Nya, kerajaan adalah kerajaan-Nya, dan makhluk adalah ciptaan-Nya, Tabaraka wa Ta’ala: memberi dan menahan, merendahkan dan meninggikan, menyempitkan dan melapangkan, memuliakan dan menghinakan, menghidupkan dan mematikan, memberikan sehat dan memberikan sakit. Seluruh urusan di tangan Allah dan tunduk pada pengaturan-Nya, Jalla fi ‘Ulah.

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Intinya: hatimu menyaksikan Rabb Tabaraka wa Ta’ala bersemayam (istiwa) di atas ‘Arsy-Nya, berbicara dengan perintah dan larangan-Nya, melihat gerak-gerik alam, baik yang di atas maupun yang di bawah, para makhluk dan segala wujudnya,

mendengar suara-suara mereka, mengawasi isi hati dan rahasia-rahasia mereka. Urusan seluruh kerajaan berada di bawah pengaturan-Nya: turun dari sisi-Nya dan naik kepada-Nya. Para malaikat-Nya berada di hadapan-Nya, dan perintah-perintah-Nya berlaku di segenap penjuru kerajaan.

Allah disifati dengan sifat-sifat kesempurnaan, dilekati dengan sifat-sifat keagungan, dan disucikan dari segala aib, kekurangan, dan penyerupaan. Allah sebagaimana Dia sifatkan diri-Nya dalam Kitab-Nya, dan di atas apa yang disifatkan makhluk-Nya kepada-Nya.

Maha Hidup, tidak Mati. Maha Berdiri Sendiri (mengurus segala sesuatu), tidak tidur. Maha Mengetahui, tidak tersembunyi dari-Nya seberat zarah pun di langit maupun di bumi. Allah Maha Melihat, Allah melihat rayapan semut hitam di atas batu hitam pekat pada malam yang gelap gulita.

Allah Maha Mendengar, Allah mendengar riuh suara dalam berbagai bahasa, sesuai hajatnya masing-masing yang beraneka ragam. Sempurnalah kalimat-kalimat-Nya dalam kebenaran dan keadilan. Allah Maha Agung sifat-sifat-Nya dari diukur dengan sifat makhluk-Nya, dalam keserupaan maupun kesamaan. Dan Allah Maha Tinggi Zat-Nya dari menyerupai zat apa pun sama sekali.

Perbuatan-perbuatan-Nya meliputi seluruh makhluk dengan keadilan, hikmah, rahmat, kebaikan, dan karunia. Milik-Nya penciptaan dan urusan; milik-Nya nikmat dan karunia; milik-Nya kerajaan dan pujian; milik-Nya sanjungan dan kemuliaan.

Dia Yang Awal, tidak ada sesuatu pun sebelum-Nya; Yang Akhir, tidak ada sesuatu pun setelah-Nya; Yang Zhahir, tidak ada sesuatu pun di atas-Nya; Yang Bathin, tidak ada sesuatu pun di bawah-Nya.

Nama-nama-Nya seluruhnya adalah nama pujian, sanjungan, dan pengagungan; karena itulah ia disebut husna (yang terindah). Sifat-sifat-Nya seluruhnya sifat kesempurnaan, keagungan-Nya seluruhnya keagungan yang mulia, dan perbuatan-perbuatan-Nya seluruhnya hikmah, rahmat, kemaslahatan, dan keadilan.

Setiap makhluk-Nya menunjukkan kepada-Nya dan membimbing kepada-Nya siapa yang memandang dengan mata hati. Allah tidaklah menciptakan langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya dengan sia-sia, dan tidak membiarkan manusia tanpa tujuan dan tanpa tugas; Allah menciptakan makhluk untuk menegakkan tauhid dan ibadah kepada-Nya.

Allah limpahkan nikmat-Nya kepada mereka, agar dengan mensyukurinya mereka meraih tambahan kemurahan-Nya. Allah memperkenalkan diri-Nya kepada para hamba dengan berbagai cara, menjelaskan ayat-ayat kepada mereka, dan menganekaragamkan petunjuk bagi mereka.

Allah mengajak mereka mencintai-Nya dari segala pintu, dan membentangkan antara Dia dan mereka tali perjanjian-Nya yang paling kuat. Allah sempurnakan nikmat-Nya yang melimpah atas mereka, dan Dia tegakkan hujah-Nya yang sempurna atas mereka.

Allah curahkan nikmat kepada mereka, Dia tetapkan rahmat atas diri-Nya, dan Dia muat dalam kitab yang Dia tulis: ‘Sesungguhnya rahmat-Nya mengalahkan murka-Nya.’” (Lihat HR. Al-Bukhari no. 7554 dan Muslim no. 2751)

Akidah yang agung ini, bila telah kokoh di dalam hati, akan mewujudkan buah-buahnya yang agung pada diri seorang hamba: istiqamah di atas ketaatan kepada Allah, dan tawakal yang baik kepada Allah Jalla wa ‘Ala,

terus-menerus bersungguh-sungguh berdoa kepada-Nya, memohon keteguhan dan taufik, menghadap kepada Allah dengan ibadah secara baik, dan menjauh dari ujub dan terpedaya,

rida terhadap ketetapan, sabar atas apa yang Allah Jalla wa ‘Ala takdirkan dan tetapkan, serta menjauh dari keluh kesah dan rasa tidak terima.

Dan buah-buah keimanan serta manfaat terpuji lainnya, yang mendatangkan bagi seorang hamba segala kebaikan, keutamaan, dan ketinggian di dunia dan akhiratnya.

=====

فَعَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: جَاءَ قَوْمٌ مِنْ أَهْلِ الْيَمَنِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَقَالُوا

جِئْنَاكَ لِنَتَفَقَّهَ فِي الدِّينِ، وَلِنَسْأَلَكَ عَنْ أَوَّلِ هَذَا الْأَمْرِ مَا كَانَ؟ قَالَ: كَانَ اللَّهُ وَلَمْ يَكُنْ شَيْءٌ قَبْلَهُ، وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ ثُمَّ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَكَتَبَ فِي الذِّكْرِ كُلَّ شَيْءٍ رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ

إِنَّ مِنْ أَعْظَمِ الْفِقْهِ لِلْقُلُوبِ: مَعْرِفَتَهَا بِرَبِّهَا، وَعَظَمَتِهِ، وَجَلَالِهِ، وَكِبْرِيَائِهِ وَكَمَالِهِ وَشُمُولِ عِلْمِهِ، وَنُفُوذِ مَشِيئَتِهِ، وَكَمَالِ قُدْرَتِهِ

وَأَنَّهُ الرَّبُّ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَالْخَالِقُ لَا نِدَّ لَهُ وَالْمَلِكُ لَا نَظِيرَ لَهُ، الْمُتَصَرِّفُ فِي الْخَلْقِ عَطَاءً وَمَنْعًا، وَخَفْضًا وَرَفْعًا وَقَبْضًا وَبَسْطًا، وَعِزًّا وَذُلًّا، وَحَيَاةً وَمَوْتًا

يَقُولُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ سَبْعَ سَمَـٰوَٰتٍ وَمِنَ ٱلْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ يَتَنَزَّلُ ٱلْأَمْرُ بَيْنَهُنَّ لِتَعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ ٱللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَىْءٍ عِلْمًۢا

وَالْوَاجِبُ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ أَنْ يَعْرِفَ رَبَّهُ سُبْحَانَهُ بِالْعَظَمَةِ وَالْجَلَالِ وَالْكَمَالِ وَالْكِبْرِيَاءِ وَسَعَةِ الْعِلْمِ وَالِاطِّلَاعِ، وَعُمُومِ الْقُدْرَةِ وَشُمُولِهَا، وَنُفُوذِ الْمَشِيئَةِ وَأَنَّهُ مَا شَاءَ اللَّهُ كَانَ وَمَا لَمْ يَشَأْ لَمْ يَكُنْ

وَأَنْ يَعْرِفَهُ سُبْحَانَهُ بِعِلْمِهِ الشَّامِلِ الْمُحِيطِ فَلَا يَعْزُبُ عَنْ عِلْمِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ

وَبِالْإِرَادَةِ الْكَامِلَةِ فَلَا رَادَّ لِحُكْمِهِ وَلَا مُعَقِّبَ لِقَضَائِهِ

وَبِنُفُوذِ مَشِيئَتِهِ فَمَا شَاءَ اللَّهُ كَانَ فِي الْوَقْتِ الَّذِي يَشَاءُ، عَلَى الْوَجْهِ الَّذِي يَشَاءُ وَبِقُدْرَتِهِ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَأَنَّهُ جَلَّ وَعَلَا لَا يُعْجِزُهُ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ

وَبِالْحِكْمَةِ الْبَالِغَةِ فَلَمْ يَخْلُقِ الْخَلْقَ عَبَثًا وَلَا أَوْجَدَهُمْ سُدًى وَهَمَلًا

فَمَنْ عَرَفَ اللَّهَ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى مَعْرِفَةً صَحِيحَةً مُسْتَمَدَّةً مِنْ كِتَابِ اللَّهِ وَسُنَّةِ نَبِيِّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَظُمَتْ صِلَتُهُ بِاللَّهِ وَحَسُنَ إِقْبَالُهُ عَلَيْهِ جَلَّ فِي عُلَاهُ

رَوَى الْمَرْوَزِيُّ رَحِمَهُ اللَّهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ تَعْظِيمُ قَدْرِ الصَّلَاةِ عَنْ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي الْحَوَارِيِّ قَالَ: سَمِعْتُ أَحْمَدَ بْنَ عَاصِمٍ الْأَنْطَاكِيَّ يَقُولُ: مَنْ كَانَ بِاللَّهِ أَعْرَفَ، كَانَ مِنَ اللَّهِ أَخْوَفَ قَالَ أَحْمَدُ: صَدَقَ وَاللَّهِ

قَالَ ابْنُ الْقَيِّمِ رَحِمَهُ اللَّهُ تَعَالَى: وَلَيْسَتْ حَاجَةُ الْأَرْوَاحِ قَطُّ إِلَى شَيْءٍ أَعْظَمَ مِنْهَا إِلَى مَعْرِفَةِ بَارِيهَا وَفَاطِرِهَا وَمَحَبَّتِهِ وَذِكْرِهِ وَالِابْتِهَاجِ بِهِ، وَطَلَبِ الْوَسِيلَةِ إِلَيْهِ وَالزُّلْفَى عِنْدَهُ

وَلَا سَبِيلَ إِلَى هَذَا إِلَّا بِمَعْرِفَةِ أَوْصَافِهِ وَأَسْمَائِهِ فَكُلَّمَا كَانَ الْعَبْدُ بِهَا أَعْلَمَ كَانَ بِاللَّهِ أَعْرَفَ، وَلَهُ أَطْلَبَ، وَإِلَيْهِ أَقْرَبَ

وَكُلَّمَا كَانَ لَهَا أَنْكَرَ كَانَ بِاللَّهِ أَجْهَلَ، وَإِلَيْهِ أَكْرَهَ، وَمِنْهُ أَبْعَدَ وَاللَّهُ يُنْزِلُ الْعَبْدَ مِنْ نَفْسِهِ حَيْثُ يُنْزِلُهُ الْعَبْدُ مِنْ نَفْسِهِ

وَفِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ مَا يَزِيدُ عَلَى الْأَرْبَعِمِائَةِ آيَةٍ فِيهَا رَبْطُ الْأُمُورِ كُلِّهَا بِمَشِيئَةِ اللَّهِ جَلَّ وَعَلَا وَأَنَّهُ مَا شَاءَ كَانَ وَمَا لَمْ يَشَأْ لَمْ يَكُنْ

لَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعَ، وَلَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَى وَلَا قَابِضَ لِمَا بَسَطَ، وَلَا بَاسِطَ لِمَا قَبَضَ وَلَا هَادِيَ لِمَنْ أَضَلَّ، وَلَا مُضِلَّ لِمَنْ هَدَى وَلَا مُبَاعِدَ لِمَنْ قَرَّبَ، وَلَا مُقَرِّبَ لِمَنْ بَعَّدَ

الْخَلْقُ خَلْقُهُ، وَالْأَمْرُ أَمْرُهُ يُعْطِي وَيَمْنَعُ، وَيَخْفِضُ وَيَرْفَعُ، وَيُعِزُّ وَيُذِلُّ وَيُحْيِي وَيُمِيتُ، وَيَهْدِي وَيُضِلُّ

لَهُ الْأَمْرُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى، مَا شَاءَ اللَّهُ كَانَ وَمَا لَمْ يَشَأْ لَمْ يَكُنْ وَالْهِدَايَةُ أَمْرُهَا بِيَدِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: وَلَوْ شِئْنَا لَـَٔاتَيْنَا كُلَّ نَفْسٍ هُدَىٰهَا وَيَقُولُ جَلَّ وَعَلَا: لَّيْسَ عَلَيْكَ هُدَىٰهُمْ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ يَهْدِى مَن يَشَآءُ وَيَقُولُ اللَّهُ جَلَّ وَعَلَا: وَٱللَّهُ يَهْدِى مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ

وَالْفَضْلُ كُلُّهُ وَالرِّزْقُ بِيَدِ اللَّهِ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: وَأَنَّ ٱلْفَضْلَ بِيَدِ ٱللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ ۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ

وَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى: وَٱللَّهُ يَرْزُقُ مَن يَشَآءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ وَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى: ٱللَّهُ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ

وَالتَّوْبَةُ بِيَدِ اللَّهِ فَمَنْ شَاءَ اللَّهُ شَرَحَ صَدْرَهُ لَهَا وَمَنَّ عَلَيْهِ بِهَا يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى: وَيَتُوبُ ٱللَّهُ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ

وَالصَّلَاحُ وَزَكَاءُ الْقُلُوبِ وَاسْتِقَامَتُهَا عَلَى طَاعَةِ اللَّهِ أَمْرٌ بِيَدِ اللَّهِ جَلَّ فِي عُلَاهُ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: بَلِ ٱللَّهُ يُزَكِّى مَن يَشَآءُ

وَقَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: وَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ مَا زَكَىٰ مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ أَبَدًا وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ يُزَكِّى مَن يَشَآءُ

وَالْمُلْكُ كُلُّهُ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَنْزِعُهُ مِمَّنْ يَشَاءُ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: قُلِ ٱللَّهُمَّ مَـٰلِكَ ٱلْمُلْكِ تُؤْتِى ٱلْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ ٱلْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ

وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ بِيَدِكَ ٱلْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ ۝ تُولِجُ ٱلَّيْلَ فِى ٱلنَّهَارِ وَتُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِى ٱلَّيْلِ وَتُخْرِجُ ٱلْحَىَّ مِنَ ٱلْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ ٱلْمَيِّتَ مِنَ ٱلْحَىِّ وَتَرْزُقُ مَن تَشَآءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

كَذَلِكَ صُوَرُ الْعِبَادِ مِنْ أَسْمَرَ وَأَحْمَرَ، وَطَوِيلٍ أَوْ قَصِيرٍ، وَجَمِيلٍ أَوْ ذَمِيمٍ أَوْ غَيْرِ ذَلِكَ كُلُّ ذَلِكَ وَفْقَ مَشِيئَتِهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: هُوَ ٱلَّذِى يُصَوِّرُكُمْ فِى ٱلْأَرْحَامِ كَيْفَ يَشَآءُ

كَذَلِكَ التَّنَاسُلُ وَوُجُودُ الذُّرِّيَّةِ فَمِنَ النَّاسِ مَنْ لَهُ بَنِينَ، وَمِنْهُمْ مَنْ لَهُ بَنَاتٌ، وَمِنْهُمْ مَنْ لَهُ بَنِينَ وَبَنَاتٌ، وَمِنْهُمْ مَنْ هُوَ عَقِيمٌ

كُلُّ ذَلِكَ بِمَشِيئَةِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: لِّلَّهِ مُلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ يَهَبُ لِمَن يَشَآءُ إِنَـٰثًا وَيَهَبُ لِمَن يَشَآءُ ٱلذُّكُورَ

أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَـٰثًا ۖ وَيَجْعَلُ مَن يَشَآءُ عَقِيمًا إِنَّهُۥ عَلِيمٌ قَدِيرٌ

إِلَى غَيْرِ ذَلِكَ مِنَ الْآيَاتِ الْبَيِّنَاتِ وَالدَّلَائِلِ الظَّاهِرَاتِ، عَلَى كَمَالِ قُدْرَةِ الرَّبِّ جَلَّ فِي عُلَاهُ وَنُفُوذِ مَشِيئَتِهِ

وَأَنَّ الْأَمْرَ أَمْرُهُ، وَالْمُلْكَ مُلْكُهُ، وَالْخَلْقَ خَلْقُهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَطَاءً وَمَنْعًا، خَفْضًا وَرَفْعًا قَبْضًا وَبَسْطًا، عِزًّا وَذُلًّا حَيَاةً وَمَوْتًا، صِحَّةً وَمَرَضًا الْأَمْرُ كُلُّهُ بِيَدِ اللَّهِ وَطَوْعِ تَدْبِيرِهِ جَلَّ فِي عُلَاهُ

قَالَ ابْنُ الْقَيِّمِ رَحِمَهُ اللَّهُ: وَعَقْدُ هَذَا: أَنْ يَشْهَدَ قَلْبُكَ الرَّبَّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى مُسْتَوِيًا عَلَى عَرْشِهِ مُتَكَلِّمًا بِأَمْرِهِ وَنَهْيِهِ، بَصِيرًا بِحَرَكَاتِ الْعَالَمِ عُلْوِيِّهِ وَسُفْلِيِّهِ وَأَشْخَاصِهِ وَذَوَاتِهِ

سَمِيعًا لِأَصْوَاتِهِمْ، رَقِيبًا عَلَى ضَمَائِرِهِمْ وَأَسْرَارِهِمْ وَأَمْرُ الْمَمَالِكِ تَحْتَ تَدْبِيرِهِ نَازِلٌ مِنْ عِنْدِهِ وَصَاعِدٌ إِلَيْهِ وَأَمْلَاكُهُ بَيْنَ يَدَيْهِ تَنْفُذُ أَوَامِرُهُ فِي أَقْطَارِ الْمَمَالِكِ

مَوْصُوفًا بِصِفَاتِ الْكَمَالِ، مَنْعُوتًا بِنُعُوتِ الْجَلَالِ، مُنَزَّهًا عَنِ الْعُيُوبِ وَالنَّقَائِصِ وَالْمِثَالِ هُوَ كَمَا وَصَفَ نَفْسَهُ فِي كِتَابِهِ، وَفَوْقَ مَا يَصِفُهُ بِهِ خَلْقُهُ

حَيٌّ لَا يَمُوْتُ قَيُّومٌ لَا يَنَامُ عَلِيمٌ لَا يَخْفَى عَلَيْهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ بَصِيرٌ يَرَى دَبِيبَ النَّمْلَةِ السَّوْدَاءِ عَلَى الصَّخْرَةِ الصَّمَّاءِ فِي اللَّيْلَةِ الظَّلْمَاءِ

سَمِيعٌ يَسْمَعُ ضَجِيجَ الْأَصْوَاتِ بِاخْتِلَافِ اللُّغَاتِ عَلَى تَفَنُّنِ الْحَاجَاتِ تَمَّتْ كَلِمَاتُهُ صِدْقًا وَعَدْلًا وَجَلَّتْ صِفَاتُهُ أَنْ تُقَاسَ بِصِفَاتِ خَلْقِهِ شَبَهًا وَمِثْلًا وَتَعَالَتْ ذَاتُهُ أَنْ تُشْبِهَ شَيْئًا مِنَ الذَّوَاتِ أَصْلًا

وَوَسِعَتِ الْخَلِيقَةَ أَفْعَالُهُ عَدْلًا وَحِكْمَةً وَرَحْمَةً وَإِحْسَانًا وَفَضْلًا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ، وَلَهُ النِّعْمَةُ وَالْفَضْلُ، وَلَهُ الْمُلْكُ وَالْحَمْدُ، وَلَهُ الثَّنَاءُ وَالْمَجْدُ

أَوَّلٌ لَيْسَ قَبْلَهُ شَيْءٌ آخِرٌ لَيْسَ بَعْدَهُ شَيْءٌ ظَاهِرٌ لَيْسَ فَوْقَهُ شَيْءٌ بَاطِنٌ لَيْسَ دُونَهُ شَيْءٌ

أَسْمَاؤُهُ كُلُّهَا أَسْمَاءُ مَدْحٍ وَحَمْدٍ وَثَنَاءٍ وَتَمْجِيدٍ، وَلِذَلِكَ كَانَتْ حُسْنَى وَصِفَاتُهُ كُلُّهَا صِفَاتُ كَمَالٍ، وَنُعُوتُهُ كُلُّهَا نُعُوتُ جَلَالٍ وَأَفْعَالُهُ كُلُّهَا حِكْمَةٌ وَرَحْمَةٌ وَمَصْلَحَةٌ وَعَدْلٌ

كُلُّ شَيْءٍ مِنْ مَخْلُوقَاتِهِ دَالٌّ عَلَيْهِ وَمُرْشِدٌ لِمَنْ رَأَى بِعَيْنِ الْبَصِيرَةِ إِلَيْهِ لَمْ يَخْلُقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا، وَلَا تَرَكَ الْإِنْسَانَ سُدًى عَاطِلًا بَلْ خَلَقَ الْخَلْقَ لِقِيَامِ تَوْحِيدِهِ وَعِبَادَتِهِ

وَأَسْبَغَ عَلَيْهِمْ نِعَمَهُ لِيَتَوَسَّلُوا بِشُكْرِهَا إِلَى زِيَادَةِ كَرَمِهِ تَعَرَّفَ إِلَى عِبَادِهِ بِأَنْوَاعِ التَّعَرُّفَاتِ وَصَرَّفَ لَهُمُ الْآيَاتِ وَنَوَّعَ لَهُمُ الدَّلَالَاتِ

وَدَعَاهُمْ إِلَى مَحَبَّتِهِ مِنْ جَمِيعِ الْأَبْوَابِ، وَمَدَّ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُمْ مِنْ عَهْدِهِ أَقْوَى الْأَسْبَابِ فَأَتَمَّ عَلَيْهِمْ نِعَمَهُ السَّابِغَةَ، وَأَقَامَ عَلَيْهِمْ حُجَّتَهُ الْبَالِغَةَ

أَفَاضَ عَلَيْهِمُ النِّعْمَةَ، وَكَتَبَ عَلَى نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ، وَضَمَّنَ الْكِتَابَ الَّذِي كَتَبَهُ أَنَّ رَحْمَتَهُ تَغْلِبُ غَضَبَهُ

وَهَذِهِ الْعَقِيدَةُ الْعَظِيمَةُ إِذَا ثَبَتَتْ فِي الْقُلُوبِ تَحَقَّقَتْ آثَارُهَا الْعَظِيمَةُ فِي الْعَبْدِ، اسْتِقَامَةً عَلَى طَاعَةِ اللَّهِ وَحُسْنَ تَوَكُّلٍ عَلَى اللَّهِ جَلَّ وَعَلَا

وَدَوَامَ إِلْحَاحٍ عَلَيْهِ بِالدُّعَاءِ، وَسُؤَالَ الثَّبَاتِ وَالتَّوْفِيقِ وَحُسْنَ إِقْبَالٍ عَلَى اللَّهِ بِالْعِبَادَةِ، وَبُعْدًا عَنِ الْعُجْبِ وَالِاغْتِرَارِ

وَرِضًا بِالْقَضَاءِ، وَصَبْرًا عَلَى مَا قَدَّرَهُ اللَّهُ جَلَّ وَعَلَا وَقَضَاهُ، وَبُعْدًا عَنِ الْجَزَعِ وَالتَّسَخُّطِ

إِلَى غَيْرِ ذَلِكَ مِنَ الْآثَارِ الْإِيمَانِيَّةِ وَالْعَوَائِدِ الْحَمِيدَةِ الَّتِي تَعُودُ عَلَى الْعَبْدِ بِكُلِّ خَيْرٍ وَفَضِيلَةٍ، وَرِفْعَةٍ فِي دُنْيَاهُ وَأُخْرَاهُ

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.