Dalam kisah ini terdapat kabar gembira bagi para penderita penyakit kronis, bahwa jika mereka bersabar, balasan mereka di sisi Allah Ta’ala sangatlah besar, dan balasan mereka adalah surga jika mereka bersabar dan mengharapkan pahala dari Allah. Setiap orang yang ditimpa penyakit berat yang kronis, lalu bersabar menghadapinya, maka balasannya adalah surga.
Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta wanita ini untuk bersabar menghadapi penyakit tersebut, karena besarnya pahala dan ganjaran yang disediakan atas kesabaran itu, yaitu surga.
Maka ini adalah kabar gembira bagi setiap orang yang ditimpa penyakit berat yang kronis, lalu ia bersabar menghadapi penyakit tersebut, serta mengharapkan pahala di sisi Allah ‘Azza wa Jalla, bahwa pahalanya sangat besar dan ganjarannya melimpah, bahkan penyakit tersebut dapat menjadi salah satu sebab dirinya masuk surga.
Sebagian orang mungkin mengalami disabilitas, atau ditimpa penyakit kronis, atau mengidap salah satu penyakit langka, atau yang semisalnya.
Ia berada di antara dua pilihan: Pertama, terus merasa tidak ridha dan berkeluh kesah, menentang ketetapan dan takdir Allah, dan terus hidup dalam pusaran tersebut. Ia tidak akan memperoleh manfaat sedikit pun dari keluh kesah dan ketidakridhaan itu, selain membuat hatinya semakin keruh, dan ia tidak bahagia dalam hidupnya.
Adapun pilihan kedua, ia mengharapkan pahala di sisi Allah ‘Azza wa Jalla, ridha terhadap apa yang telah ditetapkan dan ditakdirkan Allah Ta’ala atas dirinya, serta senantiasa menyadari bahwa pahala yang disediakan atas hal itu sangatlah besar, dan senantiasa mengingat hadis yang agung ini, tentang kisah wanita yang menderita penyakit epilepsi, kepadanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika engkau mau, bersabarlah, maka bagimu surga.” (Lihat HR. Bukhari no. 5652 dengan lafaz yang berbeda).
Maka jika orang yang diuji dengan penyakit berat yang sulit disembuhkan atau disabilitas ini bersabar, jika ia bersabar dan mengharapkan pahala di sisi Allah ‘Azza wa Jalla, maka sungguh pahalanya di sisi Allah Ta’ala sangatlah besar, dan dengan sebab penyakit tersebut, ia akan memperoleh surga.
Ini merupakan karunia yang sangat besar. Apalah artinya dunia jika seseorang akan memperoleh surga disebabkan penyakit tersebut? Dunia ini hanyalah kesenangan yang memperdaya, dan umur manusia di dalamnya begitu singkat. Maka hendaklah ia berkata, “Aku mengharapkan pahala di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan aku bersabar menghadapi disabilitas ini, atau penyakit yang telah ditakdirkan Allah Ta’ala atas diriku ini, serta aku ridha terhadap apa yang telah ditakdirkan Allah Ta’ala atas diriku.”
Maka ia akan hidup dalam keadaan ridha, jauh dari ketidakridhaan dan keluh kesah, serta mengharapkan pahala yang besar di sisi Rabb-nya Subhanahu wa Ta’ala, dan ia menjalani kenyataan dan kehidupannya.
Inilah yang kami nasihatkan kepada setiap orang yang mengalami disabilitas atau penyakit kronis: hendaknya ia lebih mengedepankan sikap ridha dan optimisme, serta mengharapkan pahala yang melimpah dan ganjaran yang besar di sisi Allah ‘Azza wa Jalla, dan senantiasa mengingat kisah yang agung ini, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada wanita tersebut, “Jika engkau mau, bersabarlah, maka bagimu surga.”
Dan setiap orang yang diuji dengan penyakit berat yang sulit disembuhkan atau disabilitas yang menghambatnya, jika ia bersabar, maka keadaannya seperti keadaan wanita tersebut. Jika ia bersabar, maka baginya surga. “Jika engkau mau, bersabarlah, maka bagimu surga.”
Demikian pula kami katakan kepada setiap orang yang diuji dengan penyakit berat dan kronis yang sulit disembuhkan, atau diuji dengan disabilitas yang menetap, “Jika engkau mau, bersabarlah, maka bagimu surga.” Ini lebih baik bagimu daripada bersikap tidak ridha dan terus berkeluh kesah, serta menentang ketetapan dan takdir Allah.
=====
وَفِي هَذِهِ الْقِصَّةِ بِشَارَةٌ لِأَصْحَابِ الْأَمْرَاضِ الْمُزْمِنَةِ بِأَنَّهُمْ إِنْ صَبَرُوا فَإِنَّ جَزَاءَهُمْ عِنْدَ اللَّهِ تَعَالَى عَظِيمٌ وَأَنَّ جَزَاءَهُمُ الْجَنَّةُ إِنْ هُمْ صَبَرُوا وَاحْتَسَبُوا كُلُّ مَنْ أُصِيبَ بِمَرَضٍ صَعْبٍ مُزْمِنٍ فَصَبَرَ عَلَيْهِ فَإِنَّ جَزَاءَهُ الْجَنَّةُ
لِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا طَلَبَ مِنْ هَذِهِ الْمَرْأَةِ أَنْ تَصْبِرَ عَلَى هَذَا الْمَرَضِ لِعَظِيمِ الْأَجْرِ وَالثَّوَابِ الْمُرَتَّبِ عَلَيْهِ وَهُوَ الْجَنَّةُ
فَهَذَا فِيهِ بِشَارَةٌ لِكُلِّ مَنْ أُصِيبَ بِمَرَضٍ صَعْبٍ مُزْمِنٍ وَصَبَرَ عَلَى ذَلِكَ الْمَرَضِ وَاحْتَسَبَ الْأَجْرَ عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِأَنْ يَكُونَ الْأَجْرُ عَظِيمًا وَالثَّوَابُ جَزِيلًا بَلْ أَنْ يَكُونَ ذَلِكَ الْمَرَضُ سَبَبًا مِنْ أَسْبَابِ دُخُولِهِ الْجَنَّةَ
بَعْضُ النَّاسِ قَدْ يُصَابُ بِإِعَاقَةٍ أَوْ يُصَابُ بِمَرَضٍ مُزْمِنٍ أَوْ يُصَابُ بِمَرَضٍ مِنَ الْأَمْرَاضِ النَّادِرَةِ أَوْ نَحْوِ ذَلِكَ
وَهُوَ بَيْنَ أَمْرَيْنِ إِمَّا أَنْ يَظَلَّ مُتَسَخِّطًا مُتَشَكِّيًا مُعْتَرِضًا عَلَى قَضَاءِ اللَّهِ وَقَدَرِهِ وَيَعِيشَ فِي هَذِهِ الدَّوَّامَةِ وَلَنْ يَسْتَفِيدَ مِنْ هَذَا التَّشَكِّي وَالتَّسَخُّطِ شَيْئًا غَيْرَ أَنَّهُ يَتَكَدَّرُ خَاطِرُهُ وَلَا يَسْعَدُ فِي حَيَاتِهِ
وَالْخِيَارُ الثَّانِي أَنَّهُ يَحْتَسِبُ الْأَجْرَ عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَيَرْضَى بِمَا قَضَاهُ اللَّهُ تَعَالَى وَقَدَّرَهُ عَلَيْهِ وَأَنْ يَسْتَحْضِرَ بِأَنَّ الْأَجْرَ الْمُرَتَّبَ عَلَى ذَلِكَ عَظِيمٌ جِدًّا وَأَنْ يَسْتَحْضِرَ دَوْمًا هَذَا الْحَدِيثَ الْعَظِيمَ فِي قِصَّةِ الْمَرْأَةِ الَّتِي كَانَتْ تُصْرَعُ وَقَالَ لَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ شِئْتِ صَبَرْتِ وَلَكِ الْجَنَّةُ
فَإِنْ هُوَ صَبَرَ هَذَا الَّذِي قَدِ ابْتُلِيَ بِهَذَا الْمَرَضِ الْعُضَالِ أَوْ هَذِهِ الْإِعَاقَةِ إِنْ هُوَ صَبَرَ وَاحْتَسَبَ الْأَجْرَ عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَإِنَّ الْأَجْرَ عِنْدَ اللَّهِ تَعَالَى عَظِيمٌ وَيَنَالُ بِسَبَبِ هَذَا الْمَرَضِ، يَنَالُ الْجَنَّةَ
وَهَذَا فَضْلٌ عَظِيمٌ وَمَاذَا تُسَاوِي الدُّنْيَا إِذَا كَانَ الْإِنْسَانُ سَيَنَالُ بِسَبَبِ هَذَا الْمَرَضِ الْجَنَّةَ؟ هَذِهِ الدُّنْيَا مَتَاعُ الْغُرُورِ وَعُمُرُ الْإِنْسَانِ فِيهَا قَصِيرٌ فَيَقُولُ: أَنَا أَحْتَسِبُ الْأَجْرَ عِنْدَ اللَّهِ سُبْحَانَهُ وَأَصْبِرُ عَلَى هَذِهِ الْإِعَاقَةِ أَوْ هَذَا الْمَرَضِ الَّذِي قَدَّرَهُ اللَّهُ تَعَالَى عَلَيَّ وَأَرْضَى بِمَا قَدَّرَهُ اللَّهُ تَعَالَى عَلَيَّ
فَيَعِيشُ رَاضِيًا وَيَكُونُ مُبْتَعِدًا عَنِ التَّسَخُّطِ وَالتَّشَكِّي وَيَحْتَسِبُ الْأَجْرَ الْعَظِيمَ عِنْدَ رَبِّهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى وَيَتَعَايَشُ مَعَ وَاقِعِهِ وَمَعَ حَيَاتِهِ
فَهَذَا هُوَ الَّذِي نُوصِي بِهِ كُلَّ مَنْ أُصِيبَ بِإِعَاقَةٍ أَوْ بِمَرَضٍ مُزْمِنٍ أَنْ يُغَلِّبَ جَانِبَ الرِّضَا وَالتَّفَاؤُلِ وَأَنْ يَحْتَسِبَ الْأَجْرَ الْجَزِيلَ وَالثَّوَابَ الْعَظِيمَ عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَأَنْ يَسْتَحْضِرَ دَائِمًا هَذِهِ الْقِصَّةَ الْعَظِيمَةَ وَأَنَّ هَذِهِ الْمَرْأَةَ قَالَ لَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ شِئْتِ صَبَرْتِ وَلَكِ الْجَنَّةُ
وَأَنَّ كُلَّ مَنِ ابْتُلِيَ بِمَرَضٍ عُضَالٍ أَوْ إِعَاقَةٍ أَعَاقَتْهُ فَإِنْ هُوَ صَبَرَ يَكُونُ حَالُهُ كَحَالِ هَذِهِ الْمَرْأَةِ إِنْ هُوَ صَبَرَ يَكُونُ لَهُ الْجَنَّةُ إِنْ شِئْتِ صَبَرْتِ وَلَكِ الْجَنَّةُ
وَهَكَذَا نَقُولُ لِكُلِّ مَنِ ابْتُلِيَ بِمَرَضٍ عُضَالٍ مُزْمِنٍ أَوِ ابْتُلِيَ بِإِعَاقَةٍ مُزْمِنَةٍ إِنْ شِئْتَ صَبَرْتَ وَلَكَ الْجَنَّةُ فَهَذَا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ تَتَسَخَّطَ وَأَنْ تَتَشَكَّى وَأَنْ تَعْتَرِضَ عَلَى قَضَاءِ اللَّهِ وَقَدَرِهِ