Tangisan Orang Tua

Tangisan Orang Tua Seorang sahabat Nabi, Abdullah bin Umar mengatakan,  إِبْكَاءُ الْوَالِدَيْنِ مِنَ الْعُقُوْقِ  “Membuat orang tua menangis adalah salah satu bentuk durhaka.” (Birrul Walidain karya Ibnul Jauzi) Yang dimaksud dengan tangisan di sini adalah tangisan sedih karena kecewa, jengkel dan marah karena ulah dan tindakan anak.  Pada dasarnya ortu tidaklah menangis kecuali dikarenakan ulah …

Baca selengkapnya…Tangisan Orang Tua

Tanda Celaka

Tanda Celaka Ibnul Qayyim mengatakan,   طُوْبَى لِمَنْ شَغَلَهُ عَيْبُهُ عَنْ عُيُوْبِ النَّاسِ، وَوَيْلٌ لِمَنْ نَسِىَ عَيبَهُْ وَتَفَرَّغَ لِعُيُوْبِ النَّاسِ، فَالاوَّلُ عََلامَةُ السَّعَادَةِ، وَالثَّانِى عَلامَةُ الشَّقَاوَةِ “Sungguh beruntung orang yang sibuk dengan kekurangan dirinya sehingga tidak pernah memikirkan dan membicarakan kekurangan orang lain. Sungguh celaka orang yang lupa kekurangan dirinya sendiri lantas fokus memikirkan dan membicarakan …

Baca selengkapnya…Tanda Celaka

Dua Hal Penting dalam Hidupmu

Dua Hal Penting dalam Hidupmu ينبغي للإنسان أن يعلم أن أعزّ الأشياء شيئان – قلبه. – ووقته. فإذا أهمل وقته وضيّع قلبه ذهبت منه الفوائد. Ibnul Jauzi, “Hendaknya setiap orang menyadari bahwa hal yang paling berharga itu dua; hati dan waktunya. Orang yang membuang-buang waktunya dan tidak memperhatikan asupan hatinya sungguh dia kehilangan berbagai hal …

Baca selengkapnya…Dua Hal Penting dalam Hidupmu

Sepanjang Hayat

Sepanjang Hayat Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantani mengatakan bahwa sebagian ulama berkata,  مَنْ أَذْنَبَ ذَنْبًا ثُمَّ تَابَ عَنْهُ لَزِمَهُ كُلَّمَا ذَكَرَهُ أَنْ يُجَدِّدَ التَّوْبَةَ لِأَنَّهُ يَلْزَمُهُ أَنْ يَسْتَمِرَّ عَلَى نَدْمِهِ إِلَى أَنْ يَلْقَي رَبَّهُ “Seorang yang berbuat dosa lantas bertaubat itu berkewajiban memperbarui taubatnya setiap kali teringat dosa tersebut. Orang yang bertaubat dari suatu …

Baca selengkapnya…Sepanjang Hayat

Sederhana, Luar Biasa

Sederhana, Luar Biasa Bisyr bin Al-Mufadhdhol bercerita,  جَلَسْتُ إِلَى مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ فَلَمَّا أَرَادَ أَنْ يَقُوْمَ قَالَ أَتَأْذَنُ؟  Aku duduk bersama Muhammad bin al-Munkadir, tatkala beliau hendak pergi beliau pamitan dengan mengatakan, ‘Apakah kau izinkan diriku untuk pergi?’ (Hilyah al-Auliya’ 3/153) Manusia itu mulia di mata manusia dengan adab luhur dan akhlak mulia. Di antara …

Baca selengkapnya…Sederhana, Luar Biasa

2 Sumber Maksiat

2 Sumber Maksiat Ibnul Qayyim mengatakan,   أَكْثَرُ الْمَعَاصِى إِنَّمَا تَوَلُّدُهَا مِنْ فُضُوْلِ الْكَلَامِ وَالنَّظَرِ وَهُمَا أَوْسَعُ مَدَاخِلِ الشَّيْطَانِ لَا يَمِلَّانِ وَلَا يَسْأَمَانِ “Mayoritas maksiat itu terjadi gara-gara berbicara yang tidak perlu dan memandang hal yang tidak perlu dipandang. Ucapan dan pandangan adalah pintu setan yang paling banyak menghasilkan dosa. Sebabnya adalah karena lidah dan …

Baca selengkapnya…2 Sumber Maksiat