Wahai saudara-saudaraku, sudah seharusnya kita meninggikan cita-cita kita. Demi Allah, sungguh yang dapat menghibur kita di dalam kubur adalah amal saleh.
Amal saleh akan memberi kabar gembira kepada pelakunya dan menghibur mereka, bersama kenikmatan kubur yang mereka rasakan. Adapun amal buruk, maka sebaliknya. Kita berlindung kepada Allah.
Maka sudah seharusnya semangat kita untuk memperbanyak amal saleh, lebih besar daripada semangat kita untuk memperbanyak anak dan harta.
Anak-anak akan mengiringi kita sampai ke kubur. Lalu setelah kita dikuburkan, mereka pun pulang. Tidak lama berselang beberapa hari setelah itu, mereka sudah melupakan kita.
Harta benda yang kita kumpulkan, juga mengiringi kita sampai ke kubur. Kemudian harta itu kembali, lalu dinikmati oleh orang lain.
Padahal bisa jadi kita akan ditanya tentangnya dengan pertanyaan yang berujung hukuman. Dan yang pasti, kita benar-benar akan ditanya tentang harta kita. Lalu apa yang tersisa? Yang tersisa adalah amal.
Amal itulah yang masuk bersama kita ke dalam kubur. Baik amal saleh maupun amal buruk. Maka sudah seharusnya, wahai kita bersemangat memperbanyak amal saleh,saudara-saudaraku, dan berupaya melepaskan diri dari dosa-dosa, selama kita masih berada di masa kesempatan.
Demi Allah, sungguh para penghuni kubur, salah seorang dari mereka benar-benar berangan-angan bisa kembali ke dunia, hanya untuk bersujud kepada Allah satu kali saja.
Wahai saudara-saudaraku, kita harus meninggikan cita-cita kita, dan kita harus memanfaatkan sisa umur kita, karena sebaik-baik kalian adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalnya. Dan seburuk-buruk kalian adalah orang yang panjang umurnya, tetapi buruk amalnya. Kita berlindung kepada Allah.
=====
يَنْبَغِي أَنْ نَرْفَعَ مِنْ هِمَمِنَا يَا إِخْوَةُ وَاللهِ إِنَّ الَّذِي يُؤْنِسُنَا فِي قُبُورِنَا هُوَ الْعَمَلُ الصَّالِحُ
يُبَشِّرُ أَصْحَابَهُ وَيُؤْنِسُهُمْ مَعَ مَا هُمْ فِيهِ مِنْ نَعِيمِ الْقَبْرِ وَالْعَكْسُ بِالْعَكْسِ وَالْعِيَاذُ بِاللهِ
فَيَنْبَغِي عَلَيْنَا أَنْ يَكُونَ حِرْصُنَا عَلَى تَكْثِيرِ الصَّالِحَاتِ أَعْظَمَ مِنْ حِرْصِنَا عَلَى تَكْثِيرِ الْأَوْلَادِ وَالْأَمْوَالِ
الْأَوْلَادُ يَذْهَبُونَ وَرَاءَنَا إِلَى الْقَبْرِ ثُمَّ إِذَا دُفِنَّا رَجَعُوا وَمَا هِيَ إِلَّا أَيَّامٌ وَيَنْسَونَ
وَالْأَمْوَالُ نُجَمِّعُهَا وَتَذْهَبُ وَرَاءَنَا إِلَى الْقَبْرِ ثُمَّ تَرْجِعُ يَتَنَعَّمُ بِهَا غَيْرُنَا
وَقَدْ نُسْأَلُ عَنْهَا سُؤَالَ الْمُؤَاخَذَةِ وَإِلَّا فَنَحْنُ مَسْؤُولُونَ يَقِينًا عَنْ أَمْوَالِنَا مَا الَّذِي يَبْقَى؟ يَبْقَى الْعَمَلُ
يَدْخُلُ مَعَنَا قُبُورَنَا صَالِحًا كَانَ أَوْ سَيِّئًا فَيَنْبَغِي يَا إِخْوَةُ يَنْبَغِي أَنْ نَحْرِصَ عَلَى تَكْثِيرِ الصَّالِحَاتِ وَعَلَى التَّخَلُّصِ مِنَ السَّيِّئَاتِ وَنَحْنُ الْيَوْمَ فِي زَمَنِ الْمُهْلَةِ
وَاللهِ إِنَّ أَصْحَابَ الْقُبُورِ يَتَمَنَّى الْوَاحِدُ مِنْهُمْ لَوْ يَرْجِعُ إِلَى الدُّنْيَا لِيَسْجُدَ لِلهِ سَجْدَةً
يَنْبَغِي أَنْ نَرْفَعَ هِمَمَنَا يَا إِخْوَةُ وَأَنْ نَغْتَنِمَ مَا بَقِيَ مِنْ أَعْمَارِنَا فَخَيْرُكُمْ مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ وَشَرُّكُمْ مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ وَالْعِيَاذُ بِاللهِ