Dua Cara Emas Mendidik Anak Menjadi Saleh – Syaikh Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin Al-Abbad

Semoga Allah senantiasa berbuat baik kepada Anda. Apa cara terbaik untuk mendidik anak-anak?

Langkah pertama dalam mendidik anak-anak ialah memperbanyak doa untuk mereka, karena hidayah anak-anakmu berada di Tangan Allah Jalla wa ‘Ala. Sebanyak apa pun upaya dan berbagai metode yang dianugerahkan kepadamu, hidayah mereka tetap berada di Tangan Allah. Sebab, yang memberi hidayah hanyalah Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah memberi hidayah kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyesatkan siapa yang Dia kehendaki. Karena itu, perbanyaklah doa. Berdoalah kepada Allah ‘Azza wa Jalla agar Dia memberi mereka hidayah, memperbaiki keadaan mereka, serta melindungi mereka dari keburukan dan berbagai fitnah. Perbanyaklah doa untuk mereka, karena doa orang tua bagi anaknya adalah doa yang dikabulkan.

Hal kedua, bersungguh-sungguhlah membina mereka agar mencintai ilmu dan para ulama. Buatlah mereka mencintai ilmu dan doronglah mereka untuk menuntutnya. Maksud saya adalah ilmu syar’i, yang dengannya mereka memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat. Doronglah mereka mempelajari ilmu ini dan tumbuhkanlah minat mereka kepadanya. Bersungguh-sungguhlah pula mendidik mereka dengan adab-adab syar’i. Selalulah didik mereka agar takut kepada Allah, bukan takut kepadamu.

Banyak ayah keliru dalam hal ini. Ketika hendak menegur anaknya, ia menakut-nakuti anak itu dengan ancaman darinya sendiri, “Aku akan melakukan ini dan itu kepadamu,” dan seterusnya. Padahal, yang semestinya ialah menanamkan rasa takut kepada Allah dalam dirinya dan mendidiknya agar senantiasa merasa diawasi Allah dalam setiap perbuatannya.

Sebagaimana yang dikatakan Luqman Al-Hakim kepada putranya, “Wahai anakku! Sungguh, jika ada suatu perbuatan seberat biji sawi, lalu berada di dalam batu, di langit, atau di bumi, niscaya Allah akan menghadirkannya. Sungguh, Allah Mahahalus lagi Mahateliti.” (QS. Luqman: 16)

Dengan demikian, anak dibesarkan dengan rasa takut kepada Allah, muraqabah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta kesadaran bahwa Allah senantiasa mengawasinya.

Pendidikan anak memiliki beragam metode. Siapa yang membaca kisah Luqman Al-Hakim akan mendapati di dalamnya berbagai faedah pendidikan yang sangat agung dan berharga. Allah telah menyanjung Luqman dan menjelaskan betapa agung kedudukannya, serta menyebutkan bahwa Allah telah menganugerahkan hikmah kepadanya.

Karena itu, kisah atau nasihat-nasihat Luqman Al-Hakim yang Allah Subhanahu wa Ta’ala sebutkan dalam Kitab-Nya sebagai wahyu yang senantiasa dibaca, merupakan teladan tertinggi dalam bidang pendidikan yang mulia ini.

=====

أَحْسَنَ اللهُ إِلَيْكُمْ. مَا هِيَ أَحْسَنُ طَرِيقَةٍ لِتَرْبِيَةِ الْأَبْنَاءِ؟

طَرِيقَةُ تَرْبِيَةِ الْأَبْنَاءِ أَوَّلًا: أَكْثِرْ لَهُمْ مِنَ الدُّعَاءِ لِأَنَّ هِدَايَةَ أَبْنَائِكَ بِيَدِ اللهِ جَلَّ وَعَلَا مَهْمَا أُوتِيتَ مِنَ الْعَمَلِ وَالطَّرَائِقِ، فَهِدَايَتُهُمْ بِيَدِ اللهِ لِأَنَّ الْهَادِيَ هُوَ اللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى

يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ وَيُضِلُّ مَنْ يَشَاءُ فَأَكْثِرْ مِنَ الدُّعَاءِ، ادْعُ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يَهْدِيَهُمْ وَأَنْ يُصْلِحَهُمْ وَأَنْ يُعِيذَهُمْ مِنَ الشَّرِّ وَالْفِتَنِ أَكْثِرْ لَهُمْ مِنَ الدُّعَاءِ، وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ مُسْتَجَابَةٌ

وَالْأَمْرُ الثَّانِي: أَنْ تَحْرِصَ عَلَى تَنْشِئَتِهِمْ عَلَى مَحَبَّةِ الْعِلْمِ وَمَحَبَّةِ الْعُلَمَاءِ وَأَنْ تُحَبِّبَ إِلَيْهِمُ الْعِلْمَ وَأَنْ تُشَجِّعَهُمْ عَلَى تَحْصِيلِهِ أَعْنِي الْعِلْمَ الشَّرْعِيَّ الَّذِي بِهِ سَعَادَتُهُمْ فِي دُنْيَاهُمْ وَأُخْرَاهُمْ فَتُشَجِّعُهُمْ عَلَى هَذَا الْعِلْمِ وَتُرَغِّبُهُمْ فِيهِ وَأَنْ تَحْرِصَ أَيْضًا عَلَى تَأْدِيبِهِمْ بِالْآدَابِ الشَّرْعِيَّةِ وَدَائِمًا نَشِّئْهُمْ عَلَى الْخَوْفِ مِنَ اللهِ، لَا عَلَى الْخَوْفِ مِنْكَ

يُخْطِئُ كَثِيرٌ مِنَ الْآبَاءِ فِي هَذَا الْبَابِ، إِذَا أَرَادَ أَنْ يُزَجِّرَ ابْنَهُ يُخَوِّفُهُ بِنَفْسِهِ: أَفْعَلُ فِيكَ وَأَفْعَلُ، إِلَى آخِرِهِ بَيْنَمَا الْأَصْلُ أَنْ تُخَوِّفَهُ بِاللهِ وَأَنْ تَجْعَلَهُ فِي أَعْمَالِهِ يُرَاقِبُ اللهَ

مِثْلَمَا قَالَ لُقْمَانُ الْحَكِيمُ لِابْنِهِ يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِن تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ فَتَكُن فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ

فَيُنَشَّأُ الِابْنُ عَلَى الْخَوْفِ مِنَ اللهِ وَمُرَاقَبَةِ اللهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى وَأَنَّ اللهَ مُطَّلِعٌ عَلَيْهِ

وَتَرْبِيَةُ الْأَبْنَاءِ لَهَا طَرَائِقُ، وَمَنْ يَقْرَأْ أَيْضًا قِصَّةَ لُقْمَانَ الْحَكِيمِ يَجِدْ فِيهَا فَوَائِدَ عَظِيمَةً وَثَمِينَةً جِدًّا فِي التَّرْبِيَةِ وَقَدْ أَشَادَ اللهُ بِلُقْمَانَ وَبَيَّنَ عَظِيمَ مَكَانَتِهِ وَأَنَّ اللهَ آتَاهُ الْحِكْمَةَ

وَلِهَذَا تُعْتَبَرُ الْقِصَّةُ أَوِ الْمَوَاعِظُ الَّتِي ذَكَرَهَا اللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى فِي كِتَابِهِ وَحْيًا يُتْلَى عَنْ لُقْمَانَ الْحَكِيمِ تُعْتَبَرُ نَمُوذَجًا أَعْلَى فِي هَذَا الْبَابِ الرَّفِيعِ

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.