“Apakah kalian mengira akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kalian, dan belum nyata orang-orang yang bersabar?” (QS. Ali ‘Imran: 142)
Maksudnya, apakah kalian mengira akan masuk surga tanpa ada ujian dan cobaan? Dan tanpa ada sesuatu yang menjadi sebab dan harga untuk masuk surga? Wahai saudara-saudaraku?
Sebab. Surga tidak bisa dibayar dengan harga apa pun. Sebanyak apa pun manusia beramal, mereka tidak akan mampu membayar harga surga. Dalilnya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Tidak seorang pun masuk surga karena amalnya.” (HR. Muslim).
Namun, tidak diragukan lagi, ada sebab-sebab besar untuk masuk surga, yang dikejar oleh orang-orang yang berlomba dan bersaing untuk meraih surga. Karena itu, Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Dan diserukan kepada mereka: ‘Itulah surga yang diwariskan kepada kalian, disebabkan apa yang dahulu kalian kerjakan.’” (QS. Al-A‘raf: 43)
Huruf Ba (بِمَا) pada ayat ini bermakna sebab. Jadi, ada sebab-sebab untuk masuk surga. Maka, apakah kalian mengira akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kalian, dan belum nyata orang-orang yang bersabar? (Lihat QS. Ali ‘Imran: 142)
Maka ujian ini harus ada, agar terlihat siapa yang berjihad dan siapa yang memilih mundur (enggan berjuang). Sebagaimana yang terjadi pada orang-orang munafik. Ayat ini juga menunjukkan bahwa jihad termasuk sebab terbesar?Ya, jihad termasuk sebab terbesar untuk masuk surga. Begitu juga dengan kesabaran. Kesabaran di sini mencakup tiga jenis sabar.
Jadi, dalam ayat ini terdapat isyarat kepada dua sebab terbesar untuk masuk surga, yaitu jihad dan kesabaran.
=====
أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ
يَعْنِي: أَحَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ دُونَ أَنْ يَكُونَ ابْتِلَاءٌ وَامْتِحَانٌ وَدُونَ أَنْ يَكُونَ هُنَاكَ سَبَبٌ وَلَا ثَمَنٌ ها يَا إِخْوَانُ؟
سَبَبٌ لَا ثَمَنَ لِلْجَنَّةِ مَهْمَا عَمِلَ الْعَامِلُونَ فَلَنْ يُؤَدُّوا لَهَا ثَمَنًا بِدَلِيلِ قَوْلِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَنْ يَدْخُلَ أَحَدٌ الْجَنَّةَ بِعَمَلِهِ
لَكِنْ لَا رَيْبَ أَنَّ هُنَاكَ أَسْبَابًا عَظِيمَةً يَتَسَابَقُ فِيهَا الْمُتَسَابِقُونَ وَيَتَنَافَسُ الْمُتَنَافِسُونَ لِلْجَنَّةِ وَلِهَذَا قَالَ عَزَّ وَجَلَّ وَنُودُوا أَن تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
فَالْبَاءُ هُنَا أَيْش؟ السَّبَبِيَّةُ إِذًا هُنَاكَ أَسْبَابٌ لِلْجَنَّةِ فَهَلْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ
فَلَا بُدَّ مِنْ هَذَا الِامْتِحَانِ الَّذِي يَتَبَيَّنُ فِيهِ الْمُجَاهِدُ مِنَ الْمُتَخَاذِلِ كَمَا حَصَلَ مِنَ الْمُنَافِقِينَ وَدَلَّ عَلَى أَنَّ الْجِهَادَ مِنْ أَعْظَمِ أَسْبَابِ؟ نَعَمْ؟ مِنْ أَعْظَمِ أَسْبَابِ دُخُولِ الْجَنَّةِ وَكَذَلِكَ الصَّبْرُ وَالصَّبْرُ هُنَا بِأَنْوَاعِهِ الثَّلَاثَةِ
فَفِي الْآيَةِ إِشَارَةٌ إِلَى سَبَبَيْنِ مِنْ أَعْظَمِ أَسْبَابِ دُخُولِ الْجَنَّةِ وَهُمَا الْجِهَادُ وَالصَّبْرُ