Aku Sengsara apakah Bisa Bahagia dengan Berdoa & Beramal Saleh? – Syaikh Shalih al-Ushaimi
Penanya ini berkata, “Apabila seseorang ditetapkan menjadi sengsara, apakah masih mungkin untuk berubah menjadi bahagia, berkat amalannya atau doa yang dia panjatkan, karena Ibnu Umar pernah berkata, “Ya Allah! Andai Engkau menetapkanku menjadi sengsara, dan seterusnya…”? Kami katakan bahwa penulisan takdir menjadi sengsara atau bahagia terbagi menjadi dua: Pertama, penulisan takdir secara mutlak. Takdir ini …