Kaedah Menegur Kesalahan
Abdullah bin Ja’far bin Abi Thalib mengatakan, وَإِيَّاكِ وَكَثْرَةَ الْعَتْبِ فَإِنَّهُ يُوْرِثُ الْبَغْضَاءَ “Hindari terlalu sering menegur kesalahan orang lain karena hal tersebut menyebabkan timbulnya kebencian di dalam hati.” (Fiqhus Sunnah karya as-Sayyid Sabiq 2/199, Dar al-Fikr) Yang dimaksud dengan kesalahan dalam hal ini adalah non maksiat. Inilah kaedah penting menegur, mengkritik, membahas dan komplain …