Jalan Surga

Ibnul Qoyyim mengatakan,    إِنَّ اللَّهَ إِذَا أَرَادَ بِعَبْدٍ خَيْرًا سَلَبَ رُؤْيَةَ أَعْمَالِهِ الْحَسَنَةِ مِنْ قَلْبِهِ وَالْإِِخْبَارَ بِهَا مِنْ لِسَانِهِ وَشَغَلَهُ بِرُؤْيَةِ ذَنْبِهِ فَلَا يَزَالُ نَصْبَ عَيْنَيْهِ حَتَّى يَدْخُلَ الْجَنَّةَ “Jika Allah ingin memberikan kebaikan yang besar untuk seorang hamba, Allah buat hati orang tersebut tidak ingat dengan amal kebaikan yang pernah dilakukan ataupun menceritakannya …

Baca selengkapnya…Jalan Surga

Jangan Bikin Orang Buruk Sangka Padamu

Salah satu pendahulu kita yang sholih memberi nasehat,  من عرض نفسه للتهم فلا يلومن من أساء الظن به “Siapa saja yang melakukan tindakan yang menyebabkan orang curiga janganlah dia menyalahkan orang yang buruk sangka kepadanya.” (Jami’ Ulum wal Hikam saat menjelaskan hadits keenam) Ada dua kewajiban yang berbeda antara orang yang melakukan perbuatan dan orang …

Baca selengkapnya…Jangan Bikin Orang Buruk Sangka Padamu

Jangan Jadi Anak Durhaka

Syaikh Abu Amr Ibnu Sholah, ulama besar Syafiiyyah, dalam kitab fatawanya mengatakan :   اَلْعُقُوْقُ الْمُحَرَّمُ كُلُّ فِعْلٍ يَتَأَذَّى بِهِ الْوَالِدُ أَوْ نَحْوُهُ تَأَذِّيًا لَيْسَ بِالْهَيِّنِ مَعَ كَوْنِهِ لَيْسَ مِنَ الْأَفْعَالِ الْوَاجِبَةِ  “Durhaka yang hukumnya haram adalah semua tindakan yang menyebabkan  ayah atau semisalnya terganggu dengan gangguan yang tidak tergolong remeh/kecil padahal tindakan tersebut hukumnya …

Baca selengkapnya…Jangan Jadi Anak Durhaka

Jangan Remehkan Orang Lain

فينبغي للإنسان أن لا يحتقر أحدًا ؛ فربما كان المحتقَر أطهرُ قلبًا ، وأزكى عملًا ، وأخلص نية ، فإنَّ احتقار عباد الله يورث الخسران ، ويورث الذُّل والهوان  Seorang ulama, Al-Munawi memberi nasehat, “Sepatutnya seorang muslim itu tidak meremehkan siapapun. Boleh jadi orang yang diremehkan itu lebih bersih hatinya, lebih berkualitas amalnya dan lebih …

Baca selengkapnya…Jangan Remehkan Orang Lain

Jika Kamu Mendengar Kata Yang Menyakitkanmu

Umar bin al-Khattab mengatakan,    إذا سمعت الكلمة تؤذيك فطأطئ لها حتى تتخطاك “Jika anda mendengar kata-kata yang menyakitkan dirimu tundukkanlah kepalamu sehingga kata-kata tersebut berlalu.” (Al-Aqd al-Farid 2/130)  Dalam hidup kita tidak lepas dari mendengar kata-kata yang menyakitkan hati dari isteri, suami, anak, kawan, tetangga dll.  Kata-kata yang menyakitkan ini jika dimasukkan ke dalam …

Baca selengkapnya…Jika Kamu Mendengar Kata Yang Menyakitkanmu

Kaedah Menegur Kesalahan

Abdullah bin Ja’far bin Abi Thalib mengatakan,  وَإِيَّاكِ وَكَثْرَةَ الْعَتْبِ فَإِنَّهُ يُوْرِثُ الْبَغْضَاءَ “Hindari terlalu sering menegur kesalahan orang lain karena hal tersebut menyebabkan timbulnya kebencian di dalam hati.” (Fiqhus Sunnah karya as-Sayyid Sabiq 2/199, Dar al-Fikr) Yang dimaksud dengan kesalahan dalam hal ini adalah non maksiat.  Inilah kaedah penting menegur, mengkritik, membahas dan komplain …

Baca selengkapnya…Kaedah Menegur Kesalahan