3 Kriteria Penting I’tikaf – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama

3 Kriteria Penting I’tikaf – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama Yang dimaksud dengan iktikaf adalah menetap di dalam masjid untuk melakukan ketaatan. Jadi ia berkaitan dengan dua perkara: (PERTAMA) Menetap di dalam masjid. Sehingga tidak dapat disebut iktikaf, kecuali dengan menetap di dalam masjid. Dengan demikian, menetapnya seseorang di dalam rumahnya tidak disebut dengan iktikaf …

Baca selengkapnya…3 Kriteria Penting I’tikaf – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama

2 Bacaan Doa Setelah Shalat Witir – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama

 

Terdapat dua lafaz yang diriwayatkan tentang doa yang dibaca setelah Salat Witir. Lafaz pertama adalah dengan membaca:
SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUS
(Mahasuci Allah Yang Maha Memiliki lagi Mahasuci)

SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUS
SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUS

Sedangkan lafaz kedua terdapat dalam riwayat ad-Daraquthni dengan sanad jayyid, bahwa seseorang hendaknya membaca sebagaimana yang dibaca Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu dengan mengucapkan: SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUS ROBBIL MALAA-IKATI WAR-RUUH

(Mahasuci Allah Yang Maha Memiliki lagi Mahasuci, Rabb para malaikat dan Jibril)

SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUS ROBBIL MALAA-IKATI WAR-RUUH

SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUS ROBBIL MALAA-IKATI WAR-RUUH

Ini menunjukkan kepada kita bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terkadang membaca lafaz pertama dan terkadang membaca lafaz kedua.

Dan diriwayatkan tentang doa ini, bahwa dulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memanjangkan bacaan yang ketiga.

Dan makna memanjangkan doa ini adalah dengan memanjangkan huruf madnya; yaitu Alif (ا), Wawu (و), dan Ya’ (ي).

Yakni dengan memanjangkan bacaannya: “SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUS” seperti itu.

Dan Imam Ahmad berdalil dengan ucapan Abdurrahman bin Abza bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memanjangkan bacaan tasbih, bahwa memanjangkan bacaan tasbih disyariatkan, bahkan disunnahkan.

Dan disyariatkan juga mengeraskan suara saat membacanya, dan inilah yang disunnahkan saat membaca lafaz doa ini.

================================================================================

وَقَدْ جَاءَ فِي لَفْظِ هَذَا الدُّعَاءِ الَّذِي يُقَالُ بَعْدَ الْوِتْرِ صِيْغَتَانِ

الصِّيغَةُ الْأُولَى أَنْ يَقُولَ الْمَرْءُ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

وَالصِّيْغَةُ الثَّانِيَةُ جَاءَتْ عِنْدَ الدَّارَقُطْنِيِّ بِإِسْنَادٍ جَيِّدٍ

أَنَّ الْمَرْءَ يَقُولُ كَمَا فَعَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

يَقُولُ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

وَهَذَا يَدُلُّنَا عَلَى أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

رُبَّمَا أَتَى بِاللَّفْظِ الْأَوَّلِ وَرُبَّمَا أَتَى بِاللَّفْظِ الثَّانِي

وَهَذَا الدُّعَاءُ جَاءَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَمُدُّ الْجُمْلَةَ الثَّالِثَةَ

وَمَعْنَى مَدِّهَا أَيْ أَنَّهُ يَمُدُّ حَرْفَ الْمَدِّ فِيهَا وَهُوَ الْأَلِفُ وَالْوَاوُ وَالْيَاءُ

فَيَقُوْلُ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ وَهَكَذَا

وَقَدِ اسْتَدَلَّ أَحْمَدُ مِنْ قَوْلِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَمُدُّ التَّسْبِيحَ

أَنَّهُ يُشْرَعُ فِيهِ الْجَهْرُ بَلْ يُنْدَبُ

وَيُشْرَعُ رَفْعُ الصَّوْتِ فِيهِ وَهَذَا هُوَ الْمَسْنُونُ فِي هَذِهِ اللَّفْظَةِ

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4 Amalan Penting di 10 Hari Terakhir Ramadan – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama

  4 Amalan Penting di 10 Hari Terakhir Ramadan – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama Para ulama rahimahumullahu Ta’ala telah menegaskan, bahwa amalan yang paling utama untuk dilakukan di sepuluh hari terakhir ini, ada empat amalan: PERTAMA: Amalan yang pertama adalah melazimi masjid dan banyak menetap di sana, dan salah satu cara melazimi masjid adalah …

Baca selengkapnya…4 Amalan Penting di 10 Hari Terakhir Ramadan – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama

Rahasia Berkahnya Sahur – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama

Rahasia Berkahnya Sahur – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama Ya, ini adalah hadis Anas, yang mengabarkan bahwa Nabi Ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Makan sahurlah, karena dalam makanan sahur ada keberkahan.” (HR. Bukhari) Saẖūr adalah makanan, yang dimakan. Adapun Suẖūr—dengan Ḍammah—adalah perbuatannya, seperti Waḍūʾ dan Wuḍūʾ. Waḍūʾ adalah air yang dipakai untuk wudu, dengan dibawa …

Baca selengkapnya…Rahasia Berkahnya Sahur – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama

Tiga Sumber Kekuatan Agar Semangat Ibadah – Syaikh Shalih al-Ushaimi #NasehatUlama

Tiga Sumber Kekuatan Agar Semangat Ibadah – Syaikh Shalih al-Ushaimi #NasehatUlama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang mukmin yang lemah. Namun, pada keduanya ada kebaikannya. Bersungguh-sungguhlah dalam hal yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah, dan jangan kau lemah! Dan jika kamu tertimpa …

Baca selengkapnya…Tiga Sumber Kekuatan Agar Semangat Ibadah – Syaikh Shalih al-Ushaimi #NasehatUlama

Niat yang Mengurangi Pahala Puasa – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama

Niat yang Mengurangi Pahala Puasa – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama Bentuk menggabungkan niat dalam puasa. Ulama menyebutkan bahwa menggabungkan niat ini ada banyak bentuk. Di antara bentuk-bentuk ini: seseorang berpuasa karena Allah ʿAzza wa Jalla untuk menjalankan perintah-Nya, namun disertai niat untuk menyehatkan badan, dan untuk menjaga fisiknya, dengan menahan diri dari makan dan …

Baca selengkapnya…Niat yang Mengurangi Pahala Puasa – Syaikh Abdus Salam asy-Syuwai’ir #NasehatUlama