Saat Hidup Terasa Berat, Dengarkan Penyejuk Hati Ini – Syaikh Muhammad bin Ramzan Al-Hajiri

Oleh karena itu, janganlah engkau berputus asa atas apa pun yang terjadi dalam hidup ini. Apakah kemiskinan menimpamu? Dialah Allah yang akan mencukupimu, ini semua hanyalah ujian-ujian! Tiada orang sakit melainkan ia akan disembuhkan oleh Allah. Kesedihan itu akan berganti menjadi kebahagiaan. Penderitaan pun akan berujung pada suka cita.

Pandanglah hidup ini dengan engkau senantiasa bersandar kepada Allah. Janganlah engkau berpaling karena terpengaruh oleh berbagai persoalan duniawi ini, sehingga hatimu mulai tertawan dan terikat pada dunia.

Engkau menyangka bahwa manfaat maupun mudaratnya akan menyertaimu selamanya. Padahal, betapa banyak narapidana yang akhirnya dibebaskan, orang yang hilang kembali pulang, dan orang yang hanyut ditemukan. Betapa banyak orang miskin dan orang sakit yang Allah pulihkan keadaannya. Semua itu ujian!

“Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya-lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al-Mulk: 1). “Allah yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kalian, siapa di antara kalian yang lebih baik amalnya.” (QS. Al-Mulk: 2).

Amal yang terbaik adalah yang didasari kejujuran dan keikhlasan. Keikhlasan dan mengikuti tuntunan Nabi, itulah yang akan bermanfaat baginya, dengan izin Allah. Adapun orang yang tertawan oleh putus asa, engkau akan mendapatinya terbelenggu oleh keadaan. Ia menyangka ajalnya sudah dekat dan hidupnya terasa gelap gulita. Lalu ia mulai meninggalkan ketaatan, amal kebajikan, zikir, dan silaturahmi. Ia terputus dari Allah hingga akhirnya menjadi tawanan setan.

Mengapa engkau menjadi seperti itu? Segala urusanmu ada di tangan Allah, berdoalah kepada-Nya, niscaya Dia mengabulkan doamu. “…dan apabila aku sakit, Dialah Allah yang menyembuhkan aku.” (QS. Asy-Syu’ara: 80). “Atau siapakah yang memperkenankan doa orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan…” (QS. An-Naml: 62).

Dialah Allah, yang di tangan-Nya segala kesulitan akan terurai. “Maka, sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Asy-Syarh: 5 — 6).

Dalam hidup ini ada kabar gembira. Maka istiqamahlah dalam ketaatan, niscaya segala kesedihanmu akan sirna. “Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS. Ath-Thalaq: 4) “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.” (QS. Ath-Thalaq: 2) “Dan Allah akan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath-Thalaq: 3).

Perbaikilah hubunganmu dengan Allah, niscaya segala urusanmu akan dimudahkan. Maka janganlah engkau menjadi tawanan rasa putus asa. Berputus asa dari rahmat Allah termasuk dosa besar, sebagaimana halnya berbuat syirik kepada Allah. Selain itu, berhati-hatilah dari merasa aman terhadap makar Allah (hukuman Allah yang datang tanpa disangka-sangka).

=====

وَلِذَلِكَ لَا تَجْزَعْ مِمَّا فِي هَذِهِ الْحَيَاةِ أَصَابَكَ فَقْرٌ؟ هُوَ الَّذِي يُغْنِيكَ، هَذِهِ ابْتِلَاءَاتٌ مَا مِنْ مَرِيضٍ إِلَّا شُوْفِي وَالْحُزْنُ يَنْقَلِبُ فَرَحًا وَالشَّقَاءُ سَيَأْتِي سَعَادَةً

انْظُرْ لِلْحَيَاةِ وَأَنْتَ مُعْتَمِدٌ عَلَى اللهِ لَا تَلْتَفِتْ بِمَا يَحْصُلُ مِنْ هَذِهِ الْأَشْيَاءِ فَيَبْدَأُ قَلْبُكَ أَسِيرًا لَهَا مُتَعَلِّقًا بِهَا

ظَنًّا مِنْكَ أَنَّ نَفْعَهَا أَوْ ضَرَّهَا دَائِمٌ مَعَكَ أَبَدَ الْأَبَدِ فَكَمْ مِنْ سَجِينٍ أُفْرِجَ عَنْهُ، وَكَمْ مِنْ غَائِبٍ عَادَ، وَكَمْ مِنْ مَفْقُودٍ وَكَمْ مِنْ فَقِيرٍ، وَكَمْ مِنْ مَرِيضٍ رَدَّ اللهُ لَهُ أَمْرَهُ ابْتِلَاءَاتٌ

تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

وَإِحْسَانُ الْعَمَلِ الصِّدْقُ وَالْإِخْلَاصُ الْإِخْلَاصُ وَالْمُتَابَعَةُ، هَذَا يَنْفَعُهُ بِإِذْنِ اللهِ أَمَّا أَسِيرُ الْيَأْسِ فَتَجِدُهُ حَبِيسَ الْمَوْقِفِ فَيَظُنُّ أَنَّ الْأَجَلَ دَنَا وَالْحَيَاةَ مُظْلِمَةٌ فَيَبْدَأُ لَا طَاعَةَ، لَا مَعْرُوفَ، لَا ذِكْرَ، لَا صِلَةَ فَيَنْقَطِعُ عَنِ اللهِ فَيُصْبِحُ أَسِيرًا لِلشَّيْطَانِ

لِمَاذَا أَنْتَ هَكَذَا؟ أَنْتَ فِي أَمْرِ اللهِ، اُدْعُهُ يَسْتَجِبْ لَكَ وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ أَمَّن يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ

فَاللهُ هُوَ الَّذِي بِيَدِهِ تَنْفَرِجُ الْكُرَبُ فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

وَفِي هَذِهِ الْحَيَاةِ بُشْرَى، فَاسْتَقِمْ عَلَى الطَّاعَةِ تَنْجَلِ عَنْكَ الْأَحْزَانُ وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

أَصْلِحْ أَمْرَكَ مَعَ اللهِ تَتَيَسَّرْ لَكَ الْأُمُورُ فَلَا تَكُنْ أَسِيرًا لِلْيَأْسِ، وَالْيَأْسُ مِنْ رَوْحِ اللهِ مِنَ الْكَبَائِرِكَمَا أَنَّ الشِّرْكَ بِاللهِ كَذَلِكَ وَأَيْضًا اِحْذَرِ الْأَمْنَ مِنْ مَكْرِ اللهِ

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.