“RAHASIA” MENYUSUL PARA ULAMA TERNYATA SEDERHANA – Syaikh Shalih Al-Ushaimi #NasehatUlama

Penanya berkata, “Bagaimana aku dapat menyusul para ulama besar, padahal aku mengikuti berbagai program ilmiah, tetapi tidak mampu terus mengikuti mereka?”

Mereka meraihnya dengan kesungguhan, kerja keras, dan terus menempuh satu jalan. Dengan itulah mereka meraihnya. Dan engkau pun—insya Allah Ta’ala—akan dapat menyusul mereka.

Para ulama bukanlah manusia yang datang dari Planet Mars, bukan pula malaikat yang Allah jadikan menggantikan manusia.

Para ulama adalah manusia seperti kita. Maka engkau perlu menyadari bahwa engkau pun mampu. Jika engkau bersungguh-sungguh, tekun, dan menempuh jalan mereka, engkau akan menyusul mereka.

Disebutkan dalam riwayat tentang Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah bahwa beliau pernah menasihati dan mengingatkan orang-orang. Lalu seseorang berkata kepadanya, “Wahai Abu Sa’id, sungguh engkau telah menceritakan suatu kaum yang menunggang kuda-kuda hitam legam nan kuat, sedangkan kami menunggang keledai-keledai pincang.”

Maksudnya, “Sekarang engkau menceritakan kepada kami tentang para sahabat dan tokoh-tokoh besar dari kalangan tabiin. Mereka dahulu menunggang apa? Apa? Kuda-kuda hitam legam, yakni kuda-kuda yang kuat.

Sedangkan kita setelah mereka berjalan dengan keledai-keledai pincang. Sudahlah keledai, pincang pula!”

Maka Al-Hasan berkata, “Siapa yang menempuh jalan suatu kaum, niscaya akan menyusul mereka.” Siapa yang menempuh jalan para ulama dan mengikuti petunjuk mereka, akan sampai dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Oleh karena itu, aku berpesan kepada kalian agar bersungguh-sungguh meniti jalan para ulama, mengikuti mereka, dan mendengarkan nasihat-nasihat mereka.

Dan aku memandang ini sebagai kesempatan untuk mengajak kalian mendengarkan sebuah kajian langka yang barangkali hanya sedikit di antara kalian pernah mendengarnya, yaitu kajian berjudul At-Ta’shil Al-‘Ilmi ‘indas Salaf Ash-Shalih (Peletakan Fondasi Keilmuan di Kalangan Salafus Salih), oleh Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan.

Kajian ini disampaikan oleh Syaikh pada 25 Zulhijah 1421 H, dan merupakan salah satu kajian terbaik dalam pembahasan ini.

Seorang penuntut ilmu seyogianya mendengarkannya beberapa kali agar mendapatkan manfaat yang lebih besar dan memahami makna-makna yang terkandung di dalamnya.

Dengan kajian itu, engkau akan mengetahui jalan para ulama, dan mengetahui bahwa selain jalan itu, segala sesuatu yang bermunculan dan dibuat tampak memukau akan sirna dan berlalu.

Yang tetap bertahan hanyalah jalan ini, yaitu jalan yang telah mengantarkan banyak orang kepada kebaikan yang besar.

=====


يَقُولُ: كَيْفَ أُدْرِكُ الْعُلَمَاءَ الْكِبَارَ مَعَ أَنِّي فِي بَرَامِجَ عِلْمِيَّةٍ لَا أَسْتَطِيعُ الْمُدَاوَمَةَ مَعَهُمْ؟

أَدْرَكُوا بِالْجِدِّ وَالِاجْتِهَادِ وَالسَّيْرِ عَلَى طَرِيقٍ وَاحِدٍ هَذَا يُدْرِكُونَ بِهِ وَتُدْرِكُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى تُدْرِكُ

هُمْ لَيْسُوا بَشَرًا جَاءُوا مِنَ الْمِرِّيخِ وَلَا مَلَائِكَةً اسْتَخْلَفَهُمُ اللَّهُ دُونَ النَّاسِ

هُمْ بَشَرٌ مِثْلُنَا فَيَنْبَغِي أَنْ تَعْرِفَ أَنَّكَ تَقْدِرُ إِذَا اجْتَهَدْتَ وَاعْتَنَيْتَ وَسِرْتَ بِسَيْرِهِمْ سَتَلْحَقُهُمْ

وَفِي أَخْبَارِ الْحَسَنِ الْبَصْرِيِّ رَحِمَهُ اللَّهُ أَنَّهُ وَعَظَ النَّاسَ وَذَكَّرَهُمْ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ: يَا أَبَا سَعِيدٍ إِنَّكَ ذَكَرْتَ قَوْمًا مَضَوْا عَلَى خَيْلٍ دُهْمٍ بُهْمٍ وَإِنَّنَا عَلَى حُمُرٍ عُرْجٍ

يَعْنِي أَنْتَ الْآنَ تَذْكُرُ لَنَا الصَّحَابَةَ وَكِبَارَ التَّابِعِينَ وَهَؤُلَاءِ مَضَوْا عَلَى إِيش؟ عَلَى إِيش؟ عَلَى خَيْلٍ دُهْمٍ بُهْمٍ يَعْنِي قَوِيَّةٍ

وَنَحْنُ بَعْدَهُمْ نَمْشِي عَلَى حُمُرٍ عُرْجٍ يَعْنِي حَمِيرٌ وَأَيْضًا تَعْرُجُ

فَقَالَ مَنْ سَارَ عَلَى طَرِيقِ الْقَوْمِ أَدْرَكَهُمْ الَّذِي يَسِيرُ عَلَى طَرِيقِ الْعُلَمَاءِ وَيَهْتَدِي بِهَدْيِهِمْ سَيَصِلُ بِإِذْنِ اللَّهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى

وَلِذَلِكَ أَنَا أُوصِيكُمْ بِالْحِرْصِ بِالسَّيْرِ عَلَى مَسَالِكِ أَهْلِ الْعِلْمِ وَاتِّبَاعِهِمْ وَالِاسْتِمَاعِ إِلَى نَصَائِحِهِمْ

وَأَجِدُهَا فُرْصَةً لِلدَّعْوَةِ إِلَى سَمَاعِ مُحَاضَرَةٍ نَادِرَةٍ رُبَّمَا قَلَّ مَنْ سَمِعَهَا مِنْكُمْ

وَهِيَ مُحَاضَرَةٌ بِعُنْوَانِ: التَّأْصِيلُ الْعِلْمِيُّ عِنْدَ السَّلَفِ الصَّالِحِ لِلشَّيْخِ صَالِحِ بْنِ فَوْزَانَ الْفَوْزَانِ

وَهَذِهِ الْمُحَاضَرَةُ أَلْقَاهَا الشَّيْخُ يَوْمَ ٢٥/١٢/١٤٢١ هـ وَهِيَ مِنْ أَحْسَنِ الْمُحَاضَرَاتِ فِي هَذَا الْبَابِ

وَيَنْبَغِي أَنْ يَسْمَعَهَا الطَّالِبُ عِدَّةَ مَرَّاتٍ لِمَزِيدِ نَفْعِهَا وَإِدْرَاكِ الْمَعَانِي الْمُضَمَّنَةِ فِيهَا

وَبِهِ تَعْرِفُ طَرِيقَ الْعُلَمَاءِ وَأَنَّ غَيْرَ ذَلِكَ مِمَّا يَظْهَرُ وَيُبَهْرَجُ أَنَّهُ يَزُولُ وَيَذْهَبُ

وَإِنَّمَا يَبْقَى هَذَا الطَّرِيقُ الَّذِي أَوْصَلَ مَنْ أَوْصَلَ مِنَ النَّاسِ إِلَى الْخَيْرِ الْكَثِيرِ

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.