Mengapa Nabi Mengucapkan “Ghufroonaka” Setelah Buang Hajat? Ini Rahasianya!

Nabi lalu mengucapkan: “Ghufroonaka.” Artinya, “Aku memohon ampunan-Mu, ya Allah.” Dalam hadis Aisyah radhiyallahu ‘anha disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila keluar dari tempat buang hajat, beliau mengucapkan: “Ghufroonaka.” Hadis ini diriwayatkan oleh lima imam hadis dan disahihkan oleh Al-Albani. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila keluar dari tempat buang hajat, beliau …

Baca selengkapnya…Mengapa Nabi Mengucapkan “Ghufroonaka” Setelah Buang Hajat? Ini Rahasianya!

Kenapa Nabi Melarang Keras Ucapan Ini, Bahkan Pada Hewan? – Syaikh Sa’ad Al-Khatslan #NasehatUlama

Diriwayatkan dalam Ash-Shahihain dari Tsabit bin Dhahhak radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Melaknat seorang Mukmin seperti membunuhnya.” Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim. Namun, para ulama menjelaskan bahwa laknat diserupakan dengan pembunuhan dari sisi keharamannya, meskipun pembunuhan pada hakikatnya lebih besar dosa dan kesalahannya. Akan tetapi, hadis ini menunjukkan …

Baca selengkapnya…Kenapa Nabi Melarang Keras Ucapan Ini, Bahkan Pada Hewan? – Syaikh Sa’ad Al-Khatslan #NasehatUlama

Zikir Saat Petir: Amalan Salaf yang Jarang Diketahui – Syaikh Sa’ad Asy-Syatsri

Wahai Syaikh kami, sebelum kita memaparkan pertanyaan dari para penelepon, di sini ada sebuah pertanyaan dari saudari Salma. Ia bertanya, “Apa yang disyariatkan bagi seorang Muslim ketika mendengar suara petir dan melihat kilat?” Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi dan Rasul yang paling utama. Amma ba’du. Kilat …

Baca selengkapnya…Zikir Saat Petir: Amalan Salaf yang Jarang Diketahui – Syaikh Sa’ad Asy-Syatsri

Jangan Sok Suci! – Syaikh Muhammad bin Abdullah Al-Ma’yuf #NasehatUlama

“Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang menganggap diri mereka suci?” (QS. An-Nisa: 49) Sudah kita bahas bahwa kata (رَأَى) atau (نَظَرَ) apabila diiringi dengan kata (إِلَى) maka yang dimaksud adalah melihat secara langsung dengan mata kepala. Namun, bisa juga dimaknai sebagai pengetahuan. Artinya: “Tidakkah engkau mengetahui orang-orang yang menganggap diri mereka suci?” Lalu, apakah makna menyucikan …

Baca selengkapnya…Jangan Sok Suci! – Syaikh Muhammad bin Abdullah Al-Ma’yuf #NasehatUlama

Rahasia Besar Surat Al Kafirun yang Dibaca Sebelum Tidur – Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaili #NasehatUlama

Dalam sejumlah riwayat hadis yang dibawakan oleh Imam Ahmad dan An-Nasa’i disebutkan,bahwa Naufal radhiyallahu ‘anhu pernah meminta kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam agar beliau mengajarinya zikir yang dibaca sebelum tidur. Untuk mengajarinya zikir yang hendaknya dibaca sebelum tidur. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengajarinya. Nabi bersabda, “Bacalah: Qul yaa ayyuhal kaafiruun…” Maksudnya, …

Baca selengkapnya…Rahasia Besar Surat Al Kafirun yang Dibaca Sebelum Tidur – Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaili #NasehatUlama

Dunia Tak Seindah yang Kau Kira: Cara Pandangmu Terhadap Dunia Akan Berubah -Syaikh Saad Al Khatslan

Allah Ta’ala berfirman, “Dan jangan sekali-kali engkau mengarahkan pandangan kedua matamu kepada kenikmatan yang telah Kami berikan …kepada beberapa golongan dari mereka sebagai bunga kehidupan dunia.” (QS. Thaha: 131) Maksudnya, janganlah engkau memandang kepada para pencinta dunia dan kenikmatan yang diberikan kepada mereka, seperti kendaraan, pakaian, tempat tinggal, dan selainnya. Karena semua itu hanyalah bunga …

Baca selengkapnya…Dunia Tak Seindah yang Kau Kira: Cara Pandangmu Terhadap Dunia Akan Berubah -Syaikh Saad Al Khatslan