Satu kebaikan akan dibalas 10 kali lipat hingga 700 kali lipat, bahkan hingga kadar yang melampaui itu sesuai kehendak Allah. Sebab, Allah melipatgandakan pahala bagi siapa saja yang Dia kehendaki.
Karunia Allah amatlah besar. Wahai hamba Allah, hal ini menuntut Anda untuk senantiasa berusaha menyempurnakan amal Anda, agar pahala yang Anda terima dilipatgandakan. Karena pelipatgandaan pahala, wahai saudara-saudara, tergantung dengan kondisi orang yang beramal. Sebagai contoh, seorang Sahabat Nabi, amalannya tidak dapat disamakan dengan orang selain mereka. Oleh sebab itu, Nabi bersabda: “Sekiranya salah seorang dari kalian menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, niscaya tidak akan menyamai satu mud infak para Sahabat, bahkan tidak pula setengahnya.”
Saya tegaskan pula, bahwa seseorang yang teguh di atas sunnah, saat menjalankan amal saleh, pahalanya tidak akan sama dengan selainnya. Jadi, terkadang pelipatgandaan pahala bisa terjadi karena faktor kesempurnaan pada diri orang yang beramal. Namun, di antara bentuk kesempurnaan manusia pada zaman ini adalah keteguhan dalam tauhid, sunnah, dan ilmu.
Seseorang bisa lebih utama dibandingkan yang lain karena kesempurnaan ilmunya, kesempurnaan tauhidnya, serta kesempurnaannya dalam menerapkan sunnah.
Selain itu, pelipatgandaan juga dipengaruhi oleh kualitas amal itu sendiri, yaitu melalui keikhlasan dan kesesuaian dengan tuntunan Nabi (mutaba’ah). Semakin besar keikhlasan Anda dan semakin bagus Anda meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka amalan Anda akan semakin berkualitas dan pahalanya kian berlipat ganda.
Terkadang pelipatgandaan pahala juga karena faktor luasnya manfaat dari amalan tersebut. Amal yang manfaatnya dirasakan oleh orang lain akan mendapatkan pelipatgandaan pahala yang lebih besar. Terkait hal ini, Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadis, bahwa ada seorang lelaki datang membawa unta yang telah diberi tali kekang (jinak dan siap dikendarai), ia berkata: “Unta ini saya sedekahkan di jalan Allah!” Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bagimu sebagai balasannya adalah 700 unta bertali kekang pada hari kiamat.” Dan masih banyak lagi faktor-faktor pelipatgandaan pahala lainnya.
=====
الْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِ مِئَةِ ضِعْفٍ إِلَى مَا شَاءَ اللَّهُ فَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ
فَفَضْلُ اللَّهِ عَظِيمٌ وَهَذَا يَسْتَدْعِي مِنْكَ يَا عَبْدَ اللَّهِ أَنْ تَحْرِصَ عَلَى تَكْمِيلِ عَمَلِكَ لِيُضَاعَفَ ثَوَابُكَ لِأَنَّ الْمُضَاعَفَةَ يَا إِخْوَةُ تَكُونُ بِحَسَبِ الْعَامِلِ فَالصَّحَابِيُّ عَمَلُهُ لَيْسَ كَغَيْرِهِ وَلِذَلِكَ لَوْ أَنْفَقَ أَحَدُكُمْ مِثْلَ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا بَلَغَ مُدَّ أَحَدِهِمْ وَلَا نَصِيفَهُ
وَأَنَا أَقُولُ إِنَّ الرَّجُلَ عَلَى السُّنَّةِ يَعْمَلُ الصَّالِحَاتِ لَيْسَ كَغَيْرِهِ فَقَدْ تَكُونُ الْمُضَاعَفَةُ لِكَمَالٍ فِي الْعَامِلِ وَمِنَ الْكَمَالِ بَلْ كَمَالُ النَّاسِ الْيَوْمَ فِي التَّوْحِيدِ وَالسُّنَّةِ وَالْعِلْمِ
يَكْمُلُ الْوَاحِدُ مِنَّا عَلَى غَيْرِهِ بِكَمَالٍ فِي الْعِلْمِ وَكَمَالٍ فِي التَّوْحِيدِ وَكَمَالٍ فِي السُّنَّةِ
وَقَدْ تَكُونُ الْمُضَاعَفَةُ لِكَمَالٍ فِي الْعَمَلِ بِالْإِخْلَاصِ وَالْمُتَابَعَةِ كُلَّمَا عَظُمَ إِخْلَاصُكَ وَحَسُنَتْ مُتَابَعَتُكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلَّمَا حَسُنَ عَمَلُكَ وَزَادَتِ الْمُضَاعَفَةُ
وَقَدْ يَكُونُ أَوْ تَكُونُ الْمُضَاعَفَةُ بِتَعَدِّي الْعَمَلِ فَالْعَمَلُ الَّذِي يَتَعَدَّى إِلَى غَيْرِكَ يُضَاعَفُ أَكْثَرَ وَلِذَلِكَ جَاءَ فِي مُسْلِمٍ أَنَّ رَجُلًا أَتَى بِنَاقَةٍ مَخْتُومَةٍ فَقَالَ هَذِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَكَ بِهَا سَبْعُ مِئَةِ نَاقَةٍ مَخْتُومَةٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَى غَيْرِ ذَلِكَ مِن أَسْبَابِ الْمُضَاعَفَةِ