Membatasi Rizqi Allah dalam Doa

Membatasi Rizqi Allah dalam Doa Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Terkadang karena benci dan tidak suka, kita berdoa memohon kepada Allah agar tidak memberikan keberkahan dan rizkinya bagi orang yang tidak kita sukai. Bahkan hal ini tidak hanya dilakukan manusia biasa, sampai dilakukan oleh seorang nabi. Ketika Ibrahim berdoa memohon keberkahan …

Baca selengkapnya…Membatasi Rizqi Allah dalam Doa

Siapa yang akan Menshalati Jenazah Anda?‎

Siapa yang akan Menshalati Jenazah Anda?‎ Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,‎ Adanya shalat jenazah merupakan karunia dari Allah bagi semua orang yang beriman. Karena ‎dengan shalat jenazah, seorang mukmin bisa saling memberi manfaat berupa doa dan syafaat ‎bagi saudaranya sesama mukmin. ‎ Dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam …

Baca selengkapnya…Siapa yang akan Menshalati Jenazah Anda?‎

Hanya Mereka yang Selamat

Hanya Mereka yang Selamat Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لَمَّا خَلَقَ اللَّهُ الْجَنَّةَ وَالنَّارَ أَرْسَلَ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَامُ إِلَى الْجَنَّةِ، فَقَالَ: انْظُرْ إِلَيْهَا وَإِلَى مَا أَعْدَدْتُ لِأَهْلِهَا ‏فِيهَا. فَنَظَرَ إِلَيْهَا فَرَجَعَ، فَقَالَ: وَعِزَّتِكَ لَا يَسْمَعُ بِهَا أَحَدٌ إِلَّا دَخَلَهَا. فَأَمَرَ بِهَا فَحُفَّتْ بِالْمَكَارِهِ، فَقَالَ: ‏اذْهَبْ إِلَيْهَا فَانْظُرْ إِلَيْهَا وَإِلَى …

Baca selengkapnya…Hanya Mereka yang Selamat

Cara Benar Menjamu Tamu

Cara Benar Menjamu Tamu‎ Kita simak cerita Ibrahim, هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ ضَيْفِ إِبْرَاهِيمَ الْمُكْرَمِينَ *‏‎ ‎‏ إِذْ دَخَلُوا عَلَيْهِ فَقَالُوا سَلَامًا قَالَ سَلَامٌ قَوْمٌ مُنْكَرُونَ *‏‎ *‎‏* ‏فَرَاغَ إِلَى أَهْلِهِ فَجَاءَ بِعِجْلٍ سَمِينٍ ‏‎ ‎ فَقَرَّبَهُ إِلَيْهِمْ قَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ * فَأَوْجَسَ مِنْهُمْ خِيفَةً قَالُوا لَا ‏تَخَفْ وَبَشَّرُوهُ بِغُلَامٍ عَلِيم Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tentang …

Baca selengkapnya…Cara Benar Menjamu Tamu

Tidak Semua yang Ada Dalilnya Pasti Benar

Tidak Semua yang Ada Dalilnya Pasti Benar Ada dua hal yang perlu diperhatikan ketika berdalil:‎ Keshahihan dalil (Shihatud Dalil)‎ Kebenaran dalam (Shihatul Istidlal)‎ Karena itu, semata punya dalil, bukan jaminan itu benar. ‎ Banyak kelompok sesat yang menggunakan ayat al-Quran untuk mendukung ‎kesesatannya. Bahkan, Iblis tidak mau tunduk kepada perintah Allah untuk sujud kepada ‎Adam, …

Baca selengkapnya…Tidak Semua yang Ada Dalilnya Pasti Benar