Detoks Digital di Bulan Ramadan: Cara Ampuh Mengembalikan Fokus Ibadah Anda

Wahai saudara-saudara! Kita wajib mengurangi kesibukan duniawi pada bulan Ramadan. Termasuk di antaranya adalah penggunaan ponsel ini. Hendaknya sedari sekarang kita mulai mengurangi intensitas penggunaannya. Karena pada zaman ini, ponsel merupakan pencuri terbesar.

Pencuri terbesar adalah ponsel ini! Ia mencuri waktu-waktu kita dengan cara yang mengerikan. Bahkan, sebagian dari kita seolah tidak bisa terlepas darinya, sekalipun saat berada di masjid. Sering kali ia tetap memegangnya hingga imam bertakbiratul ihram, barulah ia meletakkannya. Lalu ketika imam mengucapkan salam, “Assalamu’alaikum warahmatullah… Assalamu’alaikum warahmatullah…” Sebelum beristigfar, ia sudah mengeluarkan ponsel dan membukanya kembali.

Kita harus membiasakan diri untuk mengurangi penggunaan ponsel. Kurangilah pemakaiannya, misalnya cukup gunakan selama satu jam saja. Aku membuka ponsel ini untuk melihat apa yang memang perlu aku lihat. Setelah itu, simpanlah ponsel tersebut. Kecuali jika ada panggilan telepon atau keperluan mendesak lainnya.

Biasakanlah dirimu, agar pada bulan Ramadan, Anda dapat fokus membaca Al-Qur’an. Demi Allah wahai saudara-saudara, kebanyakan orang saat ini terhalang dari membaca Al-Qur’an karena ponsel ini.

Jika Anda bertanya kepadanya: “Sudahkah Anda mengkhatamkan Al-Qur’an?” Ia menjawab: “Demi Allah, masalahnya aku tidak punya waktu.” Padahal mayoritas waktunya habis hanya untuk memegang ponsel ini.

Di antara bentuk persiapan diri yang indah menyambut Ramadan adalah melatih diri kita sedari sekarang untuk mengurangi penggunaan ponsel. Adapun hal-hal yang haram, jangan sampai Anda memasuki bulan Ramadan dengan niat untuk berbuat haram. Baik itu menonton maupun mendengar hal-hal yang diharamkan. Sebab, hal itu merupakan faktor penghalang datangnya kebaikan.

Akan ada seruan pada malam pertama Ramadan dan pada setiap malamnya: “Wahai para pencari kebaikan! Sambutlah!” Ramadan adalah bulan penuh kebaikan. “Wahai para pencari kebaikan! Sambutlah!” Yakni mereka yang mengharapkan kebajikan. Yang diseru adalah orang yang menginginkan kebaikan, dan ia akan ditolong untuk itu. Barang siapa yang jujur kepada Allah, niscaya Allah akan menolongnya.

“Dan wahai para pencari keburukan! Berhentilah!” Stop! Batalkanlah niatmu untuk berbuat buruk itu! Sesungguhnya Anda akan ditolong pada bulan ini untuk meninggalkannya. Maka waspadalah wahai hamba Allah, jangan sampai Anda menyambut Ramadan sedangkan dalam hati Anda masih tersimpan niat berbuat buruk. Namun, penuhilah hati Anda dengan tekad untuk berbuat baik, disertai rasa benci terhadap keburukan, kemurkaan terhadapnya, serta tidak adanya keinginan untuk bermaksiat.

Saya memohon kepada Allah ‘Azza wa Jalla agar menolong kita dalam mengendalikan nafsu, dan menyampaikan kita ke bulan Ramadan dalam keadaan sehat dan kuat. Semoga Allah menolong kita dalam menjalankan puasa dan Salat Malam. Juga amal-amal ketaatan lainnya. Semoga Allah memberkahi kita semua. Wallahu Ta’ala A’la wa A’lam. Semoga selawat dan salam tercurah kepada Nabi kita.

=====

فَالْوَاجِبُ عَلَيْنَا يَا إِخْوَةُ أَنْ نَتَقَلَّلَ مِنَ الدُّنْيَا فِي رَمَضَانَ حَتَّى هَذَا الْهَاتِفُ يَنْبَغِي مِنَ الْآنِ أَنْ نُقَلِّلَ اسْتِعْمَالَنَا لَهُ لِأَنَّ هَذَا الْهَاتِفَ الْيَوْمَ أَكْبَرُ لِصٍّ

أَكْبَرُ لِصٍّ هَذَا الْهَاتِفُ يَسْرِقُ أَوْقَاتَنَا سَرِقَةً عَجِيبَةً حَتَّى أَنَّ أَحَدَنَا صَارَ مَا يَسْتَغْنِي عَنْهُ حَتَّى فِي الْمَسْجِدِ رُبَّمَا يُمْسِكُ بِهِ حَتَّى يُكَبِّرَ الْإِمَامُ تَكْبِيرَةَ الْإِحْرَامِ ثُمَّ يَضَعُهُ ثُمَّ إِذَا قَالَ الْإِمَامُ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ قَبْلَ أَنْ يَقُولَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ يُخْرِجُهُ يَنْظُرُ فِيهِ

نُعَوِّدُ أَنْفُسَنَا عَلَى التَّقْلِيلِ مِنِ اسْتِعْمَالِ هَذَا الْهَاتِفِ وَالتَّقْلِيلِ اجْعَلْ لَكَ سَاعَةً أَفْتَحُ هَذَا الْهَاتِفَ أَنْظُرُ فِيمَا أُحِبُّ أَنْ أَنْظُرَ فِيهِ ثُمَّ اتْرُكْهُ إِلَّا إِذَا كَانَ هُنَاكَ اتِّصَالٌ أَوْ نَحْوُ ذَلِكَ

عَوِّدْ نَفْسَكَ حَتَّى تَسْتَطِيعَ فِي رَمَضَانَ أَنْ تَقْرَأَ الْقُرْآنَ وَاللهِ يَا إِخْوَةُ أَكْثَرُ النَّاسِ الْيَوْمَ يَصْرِفُهُمْ عَنْ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ هَذَا الْجَوَّالُ هَذَا الْهَاتِفُ

إِذَا قُلْتَ لَهُ هَلْ خَتَمْتَ قَالَ وَاللهِ يَا أَخِي المُشْكِلَةُ الْوَقْتُ وَأَكْثَرُ وَقْتِهِ يُمْسِكُ هَذَا الْهَاتِفَ

مِن جَمِيلِ الِاسْتِعْدَادِ أَنْ نُعَوِّدَ أَنْفُسَنَا مِنَ الْآنِ عَلَى التَّقْلِيلِ مِنِ اسْتِعْمَالِ هَذَا الْهَاتِفِ أَمَّا الْمُحَرَّمَاتُ فَإِيَّاكَ أَنْ تَدْخُلَ رَمَضَانَ وَأَنْتَ تَنْوِي أَنْ تَفْعَلَ مُحَرَّمًا أَنْ تُشَاهِدَ مُحَرَّمًا أَنْ تَسْمَعَ مُحَرَّمًا فَإِنَّ هَذَا مِنْ أَسْبَابِ الْحِرْمَانِ

يُنَادَى مِنْ أَوَّلِ لَيْلَةٍ فِي رَمَضَانَ وَفِي كُلِّ لَيْلَةٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ رَمَضَانُ خَيْرٌ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ يَا بَاغِيَ يَا مُرِيدَ الَّذِي يُنَادَى الَّذِي يُرِيدُ الْخَيْرَ يُعَانُ وَمَنْ صَدَقَ اللهَ صَدَقَهُ اللهُ

وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ كُفَّ أَبْطِلْ نِيَّةَ إِرَادَةِ الشَّرِّ فَإِنَّكَ تُعَانُ فِي هَذَا الشَّهْرِ فَإِيَّاكَ يَا عَبْدَ اللهِ أَنْ تُقْبِلَ عَلَى شَهْرِ رَمَضَانَ وَأَنْتَ تَنْوِي الشَّرَّ بَلِ امْلَأْ قَلْبَكَ إِرَادَةً لِلْخَيْرِ وَكُرْهًا لِلشَّرِّ وَبُغْضًا لِلشَّرِّ وَعَدَمَ إِرَادَةٍ لِلشَّرِّ

أَسْأَلُ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يُعِينَنَا عَلَى أَنْفُسِنَا وَأَنْ يُبَلِّغَنَا شَهْرَ رَمَضَانَ وَنَحْنُ فِي عَافِيَةٍ وَقُوَّةٍ وَأَنْ يُعِينَنَا عَلَى صِيَامِهِ وَقِيَامِهِ وَعَمَلِ الطَّاعَةِ بَارَكَ اللهُ فِي الْجَمِيعِ وَاللهُ تَعَالَى أَعْلَى وَأَعْلَمُ وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا وَسَلَّمَ

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.