Tidak Ada Perkataan Dusta dan Kotor

Tahukah Anda tempat dan waktu yg tidak ada perkataan dan berita dusta?

(لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا كِذَّابًا)

Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta. [Surat An-Naba’ 35]

Ibnu katsir mengatakan, “Ayat ini sebagaimana firman Allah dalam surat Ath Thur

“لا لغو فيها ولا تأثيم”

Tidak ada perkataan sia-sia di dalamnya, dan tidak ada kemaksiatan di dalamnya.

Maksudnya tidak ada di dalamnya kalimat sia2 yg hina yg jauh dr faidah serta tidak ada maksiat dan kedustaan. Tempat itu adalah Darus Salam (surga) yg penghuninya selamat (dari perkataan sia2 dan dusta).

**Abu Najmah Syahidah

IBADAH INI BERSAMBUNG DI SURGA

IBADAH INI BERSAMBUNG DI SURGA
Allah berfirman, menceritakan kondisi penduduk surga,

وَهُدُوا إِلَى الطَّيِّبِ مِنَ الْقَوْلِ

mereka diberi petunjuk untuk mengucapkan ucapan-ucapan yang baik.. (al-Hajj: 24)
Ibnu Katsir menyebutkan keterangan beberapa ahli tafsir,

Bahwa penduduk diberi petunjuk untuk membaca al-Quran, kalimat laa ilaaha illallaah, dan dzikir lainnya yang disyariatkan. (Tafsir Ibnu Katsir, 5/408).

Karena itu, penduduk surga hanya mendengarkan kebaikan…

لا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلا تَأْثِيمًا * إِلا قِيلا سَلامًا سَلامًا

Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, . akan tetapi mereka mendengar ucapan salam. (al-Waqi’ah: 25-26)
Itulah dzikir…

Satu-satunya ibadah yang bersambung sampai ke surga..

Dzikir dengan membaca al-Quran..

Dzikir dengan membaca tahlil, tasbih, tahmid atau dzikir lainnya…
Karena semua isi surga adalah kenikmatan, berarti dzikir adalah nikmat..
Sudah selayaknya kita membiasakan kenikmatan surga ini sebelum memasukinya…
_menyimpulkan pelajaran dari Dr. Sulaiman ar-Ruhaili

#Daurah_Batu_1427