Tolak Bala’ Ayo Perbanyak Memohon Ampun

Tolak Bala’ Ayo Perbanyak Memohon Ampun

Ketika menjelaskan QS Al-Anfal: 33, Ibnu Abbas radhiallaahu ‘anhuma menjelaskan

 كان فيهم أمانان : النبي – صلى الله عليه وسلم – والاستغفار ، فذهب النبي – صلى الله عليه وسلم – وبقي الاستغفار .

“Umat Muhammad itu memiliki dua pengaman dari bencana yang merata yaitu keberadaan Sang Nabi dan memohon ampunan. Sang Nabi telah wafat. Tersisa satu pengaman dari bencana yang merata yaitu memohon ampunan.” (Tafsir Ibnu Katsir untuk QS Al-Anfal: 33)

Kiat penting tolak dan penghilang bala’ adalah istighfar. 

Yang dimaksud dengan istighfar di sini bukan hanya bacaan “astaghfirullah… ” namun semua ucapan memohon ampunan kepada Allah baik dengan redaksi di atas, “rabbighfirli” atau lainnya. 

Tolak bala’ itu bukan dengan bikin sayur lodeh atau sejenisnya yang tidak Nabi tuntunkan bahkan cenderung mengarah kepada kemusyrikan.

“Penghilang bala’ adalah memperbanyak istighfar untuk mengingatkan kita bahwa sumber bencana adalah ulah perbuatan kita semua.” 

Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.

Akibat Dosa Kita

Sepi job, sepi omset, gagal bisnis, belum punya keturunan, anak nakal, pasangan susah diatur…. mari perbanyak istighfar!!!

Al-Imaam ‘Abdullaah bin Al-Mubaarak meriwayatkan :

أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ ، عَنْ ثَوْبَانَ , قَالَ : قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إِنَّ الرَّجُلَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بِالذَّنْبِ يُصِيبُهُ ”

Telah mengkhabarkan kepada kami Sufyaan, dari ‘Abdullaah bin ‘Iisaa, dari ‘Abdullaah bin Abi Al-Ja’d, dari Tsaubaan, ia berkata, Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya seseorang terhalangi rizkinya karena dosa-dosanya.”
[Az-Zuhd wa Ar-Raqaa’iq no. 76] – Sanadnya hasan.

Pengalaman Ulama Salaf, Fudhayl bin Iyadh : “Sesungguhnya jika aku bermaksiat kepada Allah maka aku akan mengetahuinya dari perilaku keledaiku dan pembantuku.”

Maka bisa jadi semua hal yang tidak mengenakkan yang terjadi dalam kehidupan kita adalah akibat dari dosa yang kita kerjakan.