Category :

Tahukah Anda tempat dan waktu yg tidak ada perkataan dan berita dusta?

(لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا كِذَّابًا)

Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta. [Surat An-Naba’ 35]

Ibnu katsir mengatakan, “Ayat ini sebagaimana firman Allah dalam surat Ath Thur

“لا لغو فيها ولا تأثيم”

Tidak ada perkataan sia-sia di dalamnya, dan tidak ada kemaksiatan di dalamnya.

Maksudnya tidak ada di dalamnya kalimat sia2 yg hina yg jauh dr faidah serta tidak ada maksiat dan kedustaan. Tempat itu adalah Darus Salam (surga) yg penghuninya selamat (dari perkataan sia2 dan dusta).

**Abu Najmah Syahidah

Fasiq dan Ujub

Sesungguhnya orang fasiq mengetahui dosa-dosa mereka dan membuat hatinya menderita. Sehingga dia bisa menangisi kesalahannya.

Adapun orang ujub dia tidak mengetahui kondisinya dalam keadaan bermaksiat. Bagaimana mungkin dia menangisi dosa-dosa yg kotor ini sementara dia tidak sadar dalam kondisi ujub?

Adapun tawadhu’ adalah orang yg bisa melihat dirinya dalam keadaan kecil dan merasa hina.

Allah berfirman,

﴿فَلا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى﴾ النجم 32

Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dia-lah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.

*Abu Najmah Syahidah