Naungan di Padang Masyhar

Naungan di Padang Masyhar

كُلُّ امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُفْصَلَ بَيْنَ النَّاسِ – أَوْ قَالَ: يُحْكَمَ بَيْنَ النَّاسِ

Nabi bersabda, “Setiap orang itu akan berada di bawah naungan sedekahnya selama di padang mahsyar sampai ada keputusan untuk manusia, masuk surga atau neraka.” (HR Ahmad)

Yazid bin Abu Habib, salah satu perawi hadits mengatakan bahwa gurunya Abu Khoir setiap hari bersedekah baik dengan kue, bawang atau lainnya.

Ketika manusia dibangkitkan dari alam kubur dan kumpul di padang masyar, matahari demikian dekat dengan kepala manusia.

Manusia demikian menderita karenanya.

Tidak ada orang yang merasakan kenyamanan pada hari itu kecuali orang yang memiliki amal yang menyebabkan dia mendapatkan naungan di hari yang demikian terik.

Amal penting yang menjadi naungan bagi pelakunya adalah sedekah.

Semakin hebat kualitas dan kuantitas sedekah naungan tersebut akan semakin nyaman.

Sedekah hebat adalah sedekah yang dilakukan sekali namun pahalanya mengalir tiada henti. Itulah wakaf, baik wakaf tanah ataupun wakaf bangunan.

Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.

Akankah Kamu Selamat dari Kematian?

Akankah Kamu Selamat dari Kematian?

Suatu ketika Al-Hasan Al-Bashri menjenguk temannya yang sakit dan menanyakan keadaannya.

Temannya berkata, “Aku ingin makan tapi tak mampu menelan. Dan ingin minum tapi tak mampu menelannya juga.”

Al-Hasan menangis dan berkata:

على الاسقام والأمراض أسست هذه الدار وهبك تصح من الأسقام وتبرأ من الأمراض هل تقدر أن تنجو من الموت؟

“Dunia ini memang dibangun di atas kesakitan dan penyakit. Kalaupun kamu selamat dan sehat dari penyakit, akankah kamu selamat dari kematian?”

Mendengar itu orang-orangpun menangis… (Az-Zuhd karya Ibnu Abidunya hal. 257)

Maka janganlah merasa tenang dari kematian..
Karena semua kita pasti akan meninggal..
Dan kembali kepada Allah..
Lantas dimanakah amalmu?

Penulis: Ustadz Badrusalam, Lc.

Kita Semua Akan Ditolong Selama Kita Kembali Kepada Allah

Kita Semua Akan Ditolong Selama Kita Kembali Kepada Allah

Renungan di tengah wabah Covid-19

Yakinlah bahwa kita semua akan ditolong dan dikuatkan Allah dalam menghadapi musibah ini, selama kita kembali kepada Allah dan mentaati-Nya

LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH

“Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Tentunya dengan tetap melakukan usaha lahir dan batin yang kita mampu.

Ingatlah firman Allah Ta’ala:

فَلَوْلَا كَانَتْ قَرْيَةٌ آمَنَتْ فَنَفَعَهَا إِيمَانُهَا إِلَّا قَوْمَ يُونُسَ لَمَّا آمَنُوا كَشَفْنَا عَنْهُمْ عَذَابَ الْخِزْيِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَى حِين

“Mengapa penduduk suatu negeri tidak BERIMAN, sehingga imannya bisa memberikan manfaat kepada mereka. Lihatlah kaumnya Nabi Yunus, ketika mereka BERIMAN, Kami hilangkan dari mereka AZAB DUNIA yang menghinakan, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai waktu yang ditentukan.” (QS. Yunus: 98)

Ingat juga perkataan Syeikhul Islam rahimahullah:

“Banyak orang yang sakit bisa sembuh tanpa pengobatan, mereka sembuh dengan doa yg mustajab, ruqyah yang manjur, kekuatan hati, dan tawakkal yang baik.” (Al-Fatawa 21/563)

Penulis: Ustadz Dr. Musyaffa Addariny

Bagaimana Amalan Orang Kafir Nonmuslim di Dunia?

Benarkah amalan orang kafir tidak bermanfaat baginya ?

bermanfaat di dunia namun tidak di akhirat.

عن أنس قال: قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: إن الله لا يظلم مؤمناً حسنة يعطى بها في الدنيا، ويُجزى بها في الآخرة وأما الكافر فيُطعم بحسنات ما عمل بها لله في الدنيا، حتى إذا أفضى إلى الآخرة لم تكن له حسنة يُجزى بها
[رواه مسلم: 2808].

Dari Anas radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu a’laihi wa sallam bersabda,

“Sungguh Allah tidak menzhalimi kebaikan seorang beriman, ia akan diberi balasan di dunia, dan di akhirat akan diberi pahala.

adapun seorang kafir ia akan diberi atas kebaikan-kebaikannya di dunia saja. nanti bila sampai di akhirat tidak akan ada kebaikannya yg beri ganjaran” (HR Muslim : 2808)

Allah ta’ala berfirman :

وَقَدِمْنَا إِلَىٰ مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَّنثُورً

Dan Kami akan perlihatkan segala amal yang mereka (kafirin) kerjakan, lalu Kami akan jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan. (Al-Furqan :23).

Repost Ustadz Heri Abu Uwais

Amalan Orang Kafir (Nonmuslim) di Akhirat

Amal yang tertolak, walaupun dia menghajikan ratusan orang atau membangun masjid dimana-dimana…

Siapa mereka?

(وَالَّذِينَ كَفَرُوا فَتَعْسًا لَهُمْ وَأَضَلَّ أَعْمَالَهُمْ)

Dan orang-orang yang kafir, maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah menyesatkan amal-amal mereka…[Surat Muhammad 8]

Orang kafir menyangka dia telah berbuat baik dan kebenaran, namun Allah menolak amalan-amalan mereka.. Disebabkan mereka mendustakan apa yg diturunkan Allah

(ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَرِهُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأَحْبَطَ أَعْمَالَهُمْ)

Yang demikian itu adalah karena Sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al Quran) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka. [Surat Muhammad 9]

Repost Abu Najmah Minanurrohman