Bisikan Setan, Takut Miskin!

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman

[الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالفَحْشَاءِ] {البقرة:268}

Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu, dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir). (QS. Al-Baqarah:268)

Banyak orang terjatuh dalam langkah setan karena ingin mendapatkan keuntungan sesaat, mencuri, korupsi, riba, merampok dst. Dia tidak peduli walau membahayakan dirinya.

Atau tatkala ada kelapangan harta, muncul sifat rasa rakus dan kikir padanya, lalu enggan berinfaq. Dalam hatinya terjangkit was-was jika hartanya akan berkurang dia akan miskin.

Bermula dari bisikan setan!!

إنَّ للشَّيطانِ لمَّةً بابنِ آدمَ وللملَك لمَّةً فأمَّا لمَّةُ الشَّيطانِ فإيعادٌ بالشَّرِّ وتَكذيبٌ بالحقِّ وأمَّا لمَّةُ الملَك فإيعادٌ بالخيرِ وتصديقٌ بالحقِّ فمن وجدَ ذلِك فليعلم أنَّهُ منَ اللهِ فليحمدِ اللَّهَ ومن وجدَ الأخرى فليتعوَّذ باللَّهِ منَ الشَّيطانِ الرَّجيمِ ثمَّ قرأ : الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ الآيةَ
الراوي : عبدالله بن مسعود | المحدث : الألباني | المصدر : صحيح الترمذي
الصفحة أو الرقم: 2988 | خلاصة حكم المحدث : صحيح

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya setan memiliki bisikan pada anak adam, malaikat juga memiliki bisikan. Adapun bisikan yang dikobarkan oleh syaitan ia senantiasa menghasut kepada keburukan dan mendustakan kebenaran. Dan adapun bisikan yang datang dari pada Malaikat ia senantiasa mendorong kepada kebaikan dan menguatkan kebenaran. Maka barang siapa yang mendapati dalam hatinya bisikan yang mengajak kepada kebaikan dan membenarkan yang benar, ketahuilah bahwa bisikan ( petunjuk ) itu berasal dari Allah maka hendaklah ia bersyukur kepada Allah. Dan barang siapa mendapati dalam hatinya bisikan lain ( dari setan ) hedaklah ia berta’awudz (berlindung) kepada Allah dari setan yang terkutuk. Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat, “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu, dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir).” (QS: Al Baqarah: 268 ). (HR. Tirmidzi)

=Minanurrohman=